Follow:
Beauty, Skin Care, Sponsored

[REVIEW] So Beauty Care Skin Exfoliant 2% BHA Toner

Selain  So Beauty Care Exfoliant Night Cream 8% AHA, saya juga mendapat kesempatan untuk mencoba So Beauty Care Skin Exfoliant 2% BHA Toner. Ini merupakan salah satu produk baru keluaran November 2019, dan mereka pakai packaging lebih cakep!  Apakah formulasinya juga secakep penampilannya?

[REVIEW] So Beauty Care Skin Exfoliant 2% BHA Toner

Berbeda dengan cream AHA yang ditempatkan di kaca, untuk So Beauty Care Skin Exfoliant 2% BHA Toner, packaging-nya terbuat dari plastik tabung.  Saya sih lebih suka versi plastik dibanding kaca jika bentuk packaging-nya seperti ini, soalnya gak nyusahin pas saya mau ngeluarin isi produk.

Nah, buat yang belum tahu apa itu So Beauty Care, atau sekarang lebih dikenal sebagai SBC Skin, ini adalah brand lokal yang cukup berani.  Kenapa berani?  Soalnya mereka juga mulai merambah ke chemical exfoliator untuk varian produknya.  Saya bangga karena setidaknya kita jadi punya beragam alternatif produk chemical exfoliator terjangkau!

Oya, SBC Skin sudah punya sertifikasi dari LPPOM MUI!  Selain itu juga sudah terdaftar dan memiliki nomor registrasi BPOM. Jadi kamu enggak perlu khawatir apakah produknya bahaya, karena pemrosesannya sudah memenuhi standar.

Ingredients

Aqua, Propanediol, Alcohol, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Glycolic Acid, Galactosyl Salicylate, Propylene Glycol, Chamomilla Recutita Flower Extract, Sodium Benzoate, Sorbic Acid, Potassium Sorbate, Methylparaben, Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin, Allantoin, Dipotassium Glycyrrhizate.

What You Should Know About The Ingredients

  1. Awal mula pemakaian, mungkin kamu akan merasakan sensasi panas. Nah, enggak usah panik, ini kemungkinan karena alcohol terdapat di urutan awal komposisi. Kalau kamu termasuk yang enggak bisa pakai skincare mengandung alkohol cukup tinggi, sayangnya ini bukan untuk kamu coba.
  2. Untuk plant extract terdapat aloe vera, chamomile, dan licorice.  Jenis plant extract yang insyaAllah enggak akan bikin breakout.  Jadi kalau kamu ngerasa kurang cocok, bisa jadi dari bahan lainnya yang cukup reaktif di kulitmu.
  3. Lumayan menarik juga melihat ada tiga bahan pengawet berjajar, karena umumnya saya cuma menemukan dua di sebuah produk.  Terdapat methylparaben (aman kok!), phenoxythanol, dan ethylhexylglycerin. Apakah fungsinya untuk menyeimbangkan formulasi?  Entahlah, saya juga enggak bisa nebak karena bukan formulator.
  4. Humektan mendominasi di komposisi ini ketimbang emollient, karena saya cuma menemukan allantoin saja di sini. Yang jelas, ini juga yang bikin saya enggak ngerasa kering saat memakai produk.
  5. Kalau kamu penasaran apa sebetulnya unsur BHA di sini, nama lainnya adalah galactosyl salicylate. Ini berasal dari ekstraksi fermentasi bakteri atau ragi yang berasal dari tumbuh tumbuhan, jadi insyaAllah aman untuk muslim.
  6. Galactosyl salicylate ini memiliki fungsi sebagai antiseborrheic yang sifatnya moisturized, jadi ini bisa juga jadi alasan mengapa kamu enggak akan ngerasa kulitnya kering saat pemakaian. Umumnya galactosyl salicylate digunakan untuk produk rambut dan wajah. Dikenal baik juga untuk antiaging, antioksidan, dsb.

How To Use

Tuangkan toner BHA secukupnya pada kapas, tap tap pada bagian wajah yang berminyak dan berjerawat. Sebaiknya dipakai hanya pada malam hari. Toner ini sebaiknya dipakai dimalam hari.

Baca Juga:  [REVIEW] Iunik Calendula Complete Cleansing Oil

What You Should Know About The Product

Seperti yang bisa dilihat, bentuk botolnya tabung terbuat dari plastik.  Tutup atau cap-nya cukup kuat.  Saya pernah bawa botol ini buat traveling dan tidak tumpah ke mana mana.  Walaupun memang kekurangannya adalah tidak travel friendly.

Jadi sebetulnya bisa jadi sebuah ide bagus jika seandainya ada versi So Beauty Care Skin Exfoliant 2% BHA Toner yang kecilnya, hehe.  Sekalian bikin sample yang bisa dicoba dulu sebelum memutuskan beli botol yang ukuran besar.

Di foto mungkin kurang kelihatan ya, tapi tekstur BHA toner ini cair. Biasanya yang jadi kendala orang khawatir menggunakan produk mengandung BHA adalah sensasi cekat cekit, tapi kalau yang ini enggak demikian. Tapi mungkin buat beberapa orang tertentu, termasuk saya, akan merasakan rasa panas saat awal pemakaian. Tenang saja, kemungkinan ini reaksi karena terdapat alkohol pada urutan teratas komposisi. Buat kamu yang enggak biasa dengan alkohol, mungkin saja ini bukan produk buatmu. Tapi sebetulnya panas itu sendiri akan menghilang saat kulit sudah terbiasa dengan So Beauty Care Skin Exfoliant 2% BHA Toner.

Nah, biasanya nih concern utama saat menggunakan produk BHA adalah, “Aman enggak buat bumil dan busui?”

Jawabannya adalah, “Tergantung dengan bahannya itu sendiri.”

Sejauh ini, kita sebagai orang awam tahunya BHA tidak aman untuk bumil dan busui, padahal sebenarnya kamu perlu tahu dulu bahwa zat atau entitas yang digolongkan oleh produsen ke dalam kategori BHA itu banyak. Contohnya:

  1. Salicylic acid (dan substansinya seperti Betaine salicylate, Sodium salicylate, willow bark extract)
  2. Tropic acid 
  3. Beta hydroxybutanoic acid 
  4. Trethocanic acid 

Jadi, jangan sembarangan “menuduh” BHA itu hanya terdiri satu tipe saja. Namun memang, umumnya BHA yang terdapat pada kosmetik itu adalah salicylic acid. Nah, di antara beberapa zat lainnya, salicylic acid paling banyak diteliti dan sudah terbukti bahwa produk mengandung bahan aktif salicylic acid dengan tujuan eksfoliasi kulit sebaiknya dihindari oleh bumil dan busui.

Baca Juga:  [REVIEW] Lacoco En Nature Intensive Hydrating Eye Serum

Tapi perlu ingat, yang perlu dihindari adalah produk mengandung salicylic acid yang bertujuan untuk eksfoliasi dan perawatan jerawat. Selebihnya, jika misal kamu menemukan salicylic acid dalam suatu produk namun tidak disebutkan fungsinya untuk eksfoliasi dan perawatan jerawat, produk tersebut aman.

“Boleh dihindari enggak? Ya walaupun katanya enggak kenapa kenapa tetep aja sih… enggak mau pake kalau lagi hamil dan menyusui.”

Silakan saja. Sebetulnya yang perlu sekali dihindari adalah jika dikonsumsi secara oral, sementara untuk penggunaan ke kulit yang dioles (topical) sangat disarankan jika penggunaannya dibatasi, misal seminggu 1-2 kali saja. Galactosyl salicylate yang terdapat pada produk ini merupakan substansi dari salicylic acid.  Sejauh ini belum ada penelitian lebih lanjut, namun penetrasi salicylate tidak secepat salicylic acid.  Jadi kamu bisa berpikir kembali apakah sebaiknya menggunakan ini saat hamil dan menyusui.

Ada banyak alternatif produk yang aman untuk bumil dan busui, contohnya saja So Beauty Care So Beauty Care Exfoliant Night Cream 8% AHA. Sejauh ini, AHA jenis apa pun (glycolic acid, lactic acid, etc) diperbolehkan untuk bumil dan busui karena penetrasinya tidak sampai ke lapisan kulit terdalam.

Will I Repurchase?

Sejauh ini produknya cukup bagus, lebih mild dibanding salicylic acid, dan enggak bikin kering. Cocok jika kulit kamu cukup sensitif atau mengalami reaksi dengan salicylic acid. Tapi karena saya pernah coba produk mengandung salicylic acid, dan lebih puas dengan SA,  kayaknya saya bakal melakukan eksplorasi lebih lanjut dengan SA.

Price

Menurut saya cukup terjangkau. Dengan 100 ml kamu bisa beli seharga Rp 150.000 (harga 2019) di Instagram mereka: SBC Skin Official. PAO 12 bulan.

Rating

2.75/5

Share:
Previous Post Next Post

You may also like

No Comments

Leave a Reply