Follow:
Skin Care, Sponsored

Sbcskin Retinol Renewal Serum, Serum yang Lebih Tahan Oksidasi?!

Halo semuanya!  Kembali lagi di bulan Februari, kali ini dengan review produk retinol!  Tahun lalu itu sempat jadi hype banget ya dan jadi tahunnya retinol.  Di tahun ini meski bakuchiol yang lagi bersinar, bukan berarti retinol jadi meredup!  Langsung aja simak ulasan Sbcskin Retinol Renewal Serum!

SBC Skin Retinol Renewal Serum

Buat sobat yang masih baru di dunia per-skincare-an, saya mau ngenalin dulu brand ini Sbcskin!  Sbcskin merupakan brand lokal asal Sukabumi yang diproduksi oleh CV. Syifa Global Indonesia.  Mungkin buat yang kurang familiar sama produk dari Sbcskin, ini karena Sbcskin memakai sistem distributor resmi untuk memasarkan produk.  Mungkin agak-agak mirip Oriflame kali ya.  Tapi produk dari Sbcskin bisa kamu temukan juga di Tokopedia dan Shopee.

Sebagai orang yang punya antusiasme dengan antiaging (karena udah tuwir wkwk), saya memiliki ketertarikan khusus dengan retinol.  Saya pernah mengulas tahun lalu.   Saat hiatus, rupanya ada banyak banget produk retinol serum bertebaran dan akhirnya saya bisa nyoba salah satunya, Sbcskin Retinol Renewal Serum.

Ingredients

Aqua, Propanediol, Butylene Glycol, Glycerin, Sodium Hyaluronate, Phenoxyethanol, Acetyl Hexapeptide-51 Amide, Lecithin, Polysorbate 20, Retinol, Centella Asiatica Leaf Extract, Palmitoyl Tripeptide-5, Ceramide NP, PEG-7 Glyceryl Cocoate, Chamomilla Recutita Flower Extract, Sodium Benzoate, Potassium Sorbate, Ethylhexylglycerin, Xanthan Gum, Disodium EDTA, Allantoin, Glutathione.

What You Should Know About The Ingredients

  1. Retinol yang digunakan di Sbcskin Retinol Renewal Serum adalah BST retinol atau encapsulated retinol.  Maksudnya encapsulated itu apa sih?  Jadi retinol itu sebetulnya enggak stabil.  Mirip dengan L-AA atau L-ascorbic acid alias vitamin C.  Karena enggak stabil, maka ketika terpapar cahaya dan oksigen, bisa menyebabkan produk itu mengalami oksidasi dan produk tersebut jadi terdegradasi.  Produknya jadi enggak terpakai sebagaimana mestinya.  Enkapsulasi adalah metode untuk menstabilkan produk sementara waktu. Biasanya proses ini terjadi dengan penambahan lemak, chitosan, pectin, atau zein. Proses enkapsulasi sendiri ada beragam jenis cara.
  2. Kalau kamu perhatikan, rata-rata retinol serum di pasaran terbungkus pada botol berwarna gelap.  Nah ini yang saya maksudkan, jadi ada alasan tersendiri mengapa botol atau jar produk itu perlu dalam kondisi demikian.  Salah satunya untuk mencegah oksidasi akibat terpapar tadi.  Jadi apabila kamu memiliki produk dengan bahan aktifnya adalah retinol, simpan di area yang sejuk dan tidak langsung terpapar sinar matahari.
  3. Jika kamu merasa produk retinol serum kamu berubah warna dan berbau, ditch it.  Kemungkinan besarnya produk itu tidak bisa terpakai lagi karena sudah terlalu sering terpapar sinar matahari dan oksigen.
  4. Namun karena Sbcskin Retinol Renewal Serum ini memakai 2% BST-retinol, yang setara dengan 0.1% retinol murni, masa penggunaannya jauh lebih lama, yaitu 12 bulan.
  5. Ada dua kandungan peptide juga di sini, yaitu Acetyl hexapeptide-51 amide dan Palmitoyl tripeptide-5.  Acetyl hexapeptide-51 amide berfungsi memproteksi DNA dan memberi stimulus untuk meremajakan kulit.  Palmitoyl tripeptide-5 berfungsi untuk mendorong produksi collagen.  Keampuhan Palmitoyl tripeptide-5 belum banyak yang meneliti karena relatif baru.

How To Use

  1. Jika kamu pemula, saya menyarankan kamu memperbaiki basic skincare terlebih dahulu.  Ini wajib!  Kalau basic skincare kamu sudah bagus, baru boleh beralih dan mencoba produk aktif lainnya seperti AHA, BHA, retinol, vitamin C, dst.  Punya dasar pengetahuan yang baik sangat penting supaya saat eksplorasi, kamu enggak kebingungan dengan kondisi kulit kamu sendiri.
  2. Jika basic skincare kamu sudah benar, baru setelah itu kamu boleh pakai retinol serum atau retinol cream.  Untuk dua minggu pertama, sebaiknya coba 1x seminggu.  Selanjutnya, frekuensi penggunaan retinol bisa meningkat.  Misal di minggu ketiga dan keempat bisa menjadi 2x seminggu, lalu minggu kelima menjadi 3x seminggu.  Kamu bisa juga menggunakan hingga tiap hari jika tidak ada masalah lain dengan rutinitas sehari-hari.
  3. Gunakan retinol pada malam hari.  Apa alasannya? Karena fotoiridiasi atau ekspos antara retinol dengan sinar UV dapat menyebabkan kondisi yang dapat merusak DNA dan sel membran secara langsung dan tidak langsung.  Selain itu bahan inaktif lain yang tercampur dalam retinol juga sangat mungkin bisa memicu kemunculan sel kanker kulit secara perlahan-lahan.
  4. Gunakan sunscreen di pagi hingga siang hari jika kamu terekspos matahari.  Apa alasannya?  Ini ada hubungannya dengan nomor 3. Jangan kira setelah kamu bolos pakai retinol sehari atau dua hari, kemudian efek dari produk yang kamu pakai akan langsung hilang begitu saja.  Selain itu sunscreen juga salah satu produk untuk memproteksi penuaan dini, enggak ada salahnya pakai, kan?
  5. Kamu bisa menggunakan retinol serum sebelum atau setelah moisturizer, enggak ada aturan khusus.  Jika seandainya kamu enggak pakai moisturizer setelahnya pun enggak masalah, karena produk ini gentle dan enggak menyebabkan deskuamasi atau pengelupasan kulit bikin iritasi sekuat retinoic acid atau tretinoin, kakak pertama retinol.
Baca Juga:  [REVIEW] COSRX Hyaluronic Acid Hydra Power Essence + COSRX BHA Skin Returning A-Sol

What You Should Know About The Product

Beda dengan brand lain yang udah pernah saya coba, teksturnya cenderung lebih ringan dan bening.  Dari sini seandainya produknya mendadak teroksidasi, kamu bisa perhatikan juga dari warnanya.  Namun karena saya baru pakai selama tiga minggu, tidak ada perubahan pada produk.

Botolnya terbuat dari kaca gelap.  Ketika mengambil produk dengan pipet, ini mudah terambil.  Saya soalnya enggak terlalu suka produk berpipet yang cukup kental, nyusahin, wkwk.

Namun karena saya baru pakai tiga minggu, saya enggak bisa bilang ini efektif atau bagaimana.  Karena untuk tahu hasil dari penggunaan produk, saya harus konsisten memakai ini minimal 10 minggu.  Namun biasanya di awal-awal penggunaan, jika kulit kamu masih virgin dan belum tersentuh retinol, akan terasa bedanya.

Baca Juga:  [REVIEW] A'Bloom Sheet Mask, Meringue Puff, BHA Blackhead Bluster

Sangat mungkin kamu akan mengalami purging di masa-masa 10 minggu ini.  Jadi misal kulit jerawatan, terus garis penuaan makin terlihat, banyak komedo dan lain sebagainya, jangan khawatir, kulit kamu sedang beradaptasi dengan produk retinol serum.  Makanya saya sangat menekankan basic skincare harus udah ada.  Jangan cuma sekedar ikut-ikutan hype  kalau enggak ngerti kebutuhan kulit kamu apa! 

Ini kondisi kulit di masa pemakaian dua minggu pertama.  Ada beberapa bekas jerawat sana-sini, garis penuaan juga kentara. Jadi jangan harap hasil yang wow kinclong, ya.  Sayangnya saya enggak sempat foto pas minggu ketiga pemakaian, karena saat itu saya punya dua jerawat tambahan menjelang menstruasi.

 Di akhir minggu ketiga, kondisi kulit yang semula jerawatan jadi lebih tenang.  Jerawat masih ada, tapi mengempes.  Kulit wajah jadi lebih halus, padahal biasanya di bagian hidung suka cenderung kasar.  Pakai moisturizer juga tetep sama aja.  Jadi saya rasa deskuamasinya berhasil.

Ada nih tapinyaa.  Saya udah pernah nyoba retinol cream.  Kemahadahsyatan versi cream udah saya buktikan sendiri dengan menghilangnya kerutan di bawah mata menjadi hampir hilang hanya dalam waktu semalam!  Itu percobaan pertama pakai retinol cream.  Dan setelah saya bandingkan di minggu-minggu berikutnya, progress dengan serum enggak seciamik dengan cream.  Jadi bukan berarti saya bilang Sbcskin Retinol Renewal Serum ini jelek. Progress tiap orang enggak akan sama dengan beragam produk yang ada.

Price

Ini lumayan pricey ya, Rp 195.000 untuk 20 ml aja.  Tapi karena dia menawarkan jangka waktu pemakaian 12 bulan, patut dicoba. Pantengin aja website, Tokopedia dan Shopee, kali-kali ada paketan diskon Sbcskin!

Will I Repurchase?

Saya lebih encourage Sbcskin untuk bikin versi cream!  Ayok biar gak banyak saingannya!  Serum udah ada beragam soalnya wkwk.  Kalau 20 g atau 20 ml pun tak apa. Varian yang lebih banyak akan bikin bingung customer… tapi tentunya mereka bisa nyoba dua versi~

Rating

3.75/5

Share:
Previous Post Next Post

You may also like

No Comments

Leave a Reply