Follow:
Skin Care, Sponsored

[REVIEW] Eucalie Organics Certified Organic Argan Oil

Hai, hai!  Setelah ngilang hampir sebulan, saya mau bahas face oil yang akhir akhir ini sering saya pakai: Eucalie Organics!  Saya suka banget dengan fakta semakin banyak brand indie yang harganya murah di kantong. Tapi… percuma saja kalau kamu pakai produk tapi enggak mengenali dengan baik apakah cocok atau enggak. Jadi itulah alasan kenapa saya mau bahas sekalian bagaimana kinerja face oil. 

Eucalie Organics Certified Organic Argan Oil

Seperti yang kamu lihat, mereka sekarang sudah ganti packaging!  Ketika Mbak Yeni mengirim ini dua bulan lalu, packaging-nya masih seperti foto saya di atas.  Tapi ganti packaging menjadi lebih warna-warni seperti ini malah bikin tertarik buat nyoba produk lain, hahaha #eh #khilafmulu.

Seperti face oil pada umumnya, Eucalie Organics Argan Oil ini dikemas dalam botol kaca gelap berwarna coklat. Dibuat dalam ukuran 20 ml buat saya cukup banget.  Soalnya saat diteteskan ke muka, enggak perlu sampai empat tetes juga cukup banget.  Ukuran wajah saya kecil, sih, huehehe.

Ingredients

Certified Organic Cold Pressed Argan Oil*

*Certified Organic
*ECOCERT Approved

What You Should Know About the Ingredients

Simpel banget bahannya, cuma argan oil!  Tapi saya suka yang enggak neko-neko, sih.  Malah menurut saya menarik.  Saya sudah beberapa kali beli face oil, tapi baru ini yang mencantumkan ECOCERT approved.  Buat kamu yang masih awam. ECOCERT sendiri merupakan suatu lembaga sertifikasi organik dunia. Meski basisnya di Eropa, alias di Prancis, ECOCERT adalah organisasi terbesar yang memiliki hak dalam hal memberikan sertifikasi bagi produk yang disebut sebut organik.

Maka cuma satu hal yang saya simpulkan dari argan oil ini: produk ini berkualitas!  Dan sebagaimana produk berkualitas lainnya, kamu mungkin akan mengernyit saat melihat harganya.  Eits, jangan mengeluh dulu.  Kamu kan belum baca review saya sampai beres!

Baca Juga:  [REVIEW] Face2Face Xoxo Lip Treatment dan Xoxo Lip Scrub

Nah, meski cuma ditulis argan oil, sesungguhnya argan oil lebih dari itu.  Kamu tentunya tahu bahwa argan oil serba guna.  Bisa digunakan untuk rambut, wajah, dan tubuh.  Argan oil sendiri memiliki komposisi sebagai berikut:

  • 50% linoleic acid

  • 15% linolenic acid

  • 12% oleic acid

  • 1% arachidonic acid

  • Vitamin E yang cukup besar ketimbang olive oil

Jadi, sayang sekali, jika kamu punya fungal acne, jangan pakai produk mengandung oil.  Bukan berarti kamu enggak bisa pakai, kok.  Coba deh kamu beli varian squalane oil,  itu safe untuk fungal acne. Kalau ingin tahu perbedaan jerawat biasa dan fungal acne, mainlah ke artikel ini: Punya Bruntusan dan Jerawat Parah Susah Hilang? 5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Fungal Acne.

How To Use

Banyak yang bilang bahwa face oil, karena berbasis minyak, sebaiknya dipakai di akhir tahap skincare.  Saya suka menggunakannya di malam hari, karena hasilnya enggak greasy dan kenyal saat bangun pagi. Apakah perlu mengikuti aturan water based terlebih dulu lalu oil based? Enggak juga ternyata. Saya pernah coba menggunakan face oil, lalu disambung moisturizer water based.  Tapi ingat, kalau kamu mau melakukan hal sama seperti saya, pastikan produk setelahnya yang kamu pakai tidak 100% humektan.  Justru produk yang sebagian besar mengandung humektan harus ditempatkan di awal, baru setelah itu yang mengandung emollient dan occlusives. 

Enggak paham apa itu humektan, emollient, dan occlusives?  Mainlah ke IG highlight saya yang berjudul HEO.

What You Should Know About Eucalie Organics Argan Oil

Sebagaimana argan oil pada umumnya, tekstur argan oil ini ringan.  Enak banget pas diaplikasikan ke wajah.  Memang butuh waktu sampai perasaan “minyak banget” itu enggak terasa.  Setahu saya, argan oil enggak akan menyerap ke kulit mengingat sifatnya yang berbasis minyak.  Tapi justru karena argan oil ini emollient, makanya bisa bikin kulit terasa lembap.

Baca Juga:  [REVIEW] Elsheskin Radiant Skin Serum, Menaikkan Tone Kulit Hingga Putih!

Nah, kebetulan nih, pas dua bulan lalu saya mengalami breakout gara gara peeling treatment. Kulit saya merah-merah di area kedua pipi.

Saya sempat khawatir jika Eucalie Organics tidak bisa saya pakai saat sedang breakout.  Namun Mbak Yeni meyakinkan saya, bahwa argan oil ini aman dipakai ketika kulitnya kemerahan.  Nah, foto foto tidak senonoh ini saya persembahkan supaya kamu bisa lihat gimana mengilapnya saat mengaplikasikan Eucalie Organics Argan Oil ke wajah.

Nyatanya, kulit saya baik baik saja. Kalau kulitmu dalam kondisi sehat, argan oil ini bagus banget biar bikin kulitmu glowy.  Kulit saya termasuk jenis berminyak di T-zone dan U-zone, namun dehidrasi di area dahi, hidung, dan dagu.  Bingung kan, wkwk. Maksudnya sih… kulit saya kombinasi antara oily dan dehidrasi. Sejauh ini, kulit saya cukup suka dengan Eucalie Organics Argan Oil.

Setelah pakai ini, kulit saya terasa lebih sehat.  Tapi menggunakan emollient saja tidak cukup untuk jenis kulit macam ini. Biasanya, kalau rajin, saya akan pakai produk mengandung humektan hingga humektan-emollient seperti moisturizer, baru setelah itu face oil.  Jika sedang malas, saya cuma pakai Eucalie Organics Argan Oil terus tidur.

Jangan ditiru, by the way. 

Price

Mungkin kamu akan menganggap Rp 179.000 untuk 20 ml itu pricey.  Tapi percayalah, ada kualitas, kamu perlu mengeluarkan harga yang sesuai. Sekarang lagi diskon, lho! *mungkin saat kamu mengunjungi website, masa diskonnya sudah lewat*.  Kamu bisa belanja langsung ke website Eucalie Organics, atau ke Ponny Beaute!

Will I Repurchase?

Saya lebih tertarik mencoba produk lain dari Eucalie Organics.  Saya sudah punya face oil favorit soalnya, hehe.

Rating

3.75/5

Share:
Previous Post Next Post

You may also like

No Comments

Leave a Reply