Follow:
Blog 101

Memaksimalkan Potensi Instagram di Ngopi Cantik Beautiesquad!

Hai, hai!  Tema Ngopcan atau ngopi cantik bersama Beautiesquad kali ini seru banget.  Yup, Tutu akhirnya bersedia membahas cara memaksimalkan potensi di Instagram! Seperti yang diketahui bersama (jika kamu blogger/vlogger), Instagram itu adalah lahan potensial yang bisa dipakai untuk memamerkan karya-karya kita selama ini. Misalkan, seperti review, video tutorial, dan lain-lain.

Tapi… gimana caranya supaya kita bisa stand out, ya?

Memaksimalkan Potensi Instagram di Ngopi Cantik Beautiesquad!

Tentunya, sebagai beauty content creator, kita ingin sharing apa yang kita sukai di dunia maya.  Nah, Instagram itu lahan yang tepat, mengingat ada 1 milyar orang mengakses setiap bulan! Tentu ini kabar baik, di satu sisi… gimana ya, caranya supaya kita bisa memberikan awareness pada audience kita bahwa kita ada?

Ada berbagai macam tools yang bisa kita gunakan.  Mulai dari IGTV, story interaktif, upload di feed berupa video dan foto,  live, business profile, link swipe up, link bio, promote post, dan lain-lain. Kita bisa menggunakan ini untuk bisa “menumbuhkan” followers kita.  Gimana sih, tipsnya?

Network 

Mengingat Instagram adalah ajang berinteraksi 1 milyar orang setiap bulannya… tentunya kamu harus pintar pintar networking, dong. Biasanya selain followers yang memang non creator, kita juga berinteraksi dengan followers sesama creator.  Enggak ada salahnya lho, kalau kita mulai berteman dengan mereka di dunia maya. Perbedaan status kan hanya antara dia bukan creator, dan kamu adalah creator.  Justru mereka yang bukan sesama creator-lah yang bisa membantumu menumbuhkan ide-ide baru yang bisa kamu kembangkan sehingga menjadi identitasmu.

Misal, kamu suka banget sama makeup. Nah, kamu bisa bikin konten yang disesuaikan dengan produk-produk makeup yang kamu punya.  Kalau kamu senang pakai produk yang murah meriah, berikanlah tips dan trik menarik sesuai keahlianmu.  Ketika banyak yang engage, itu artinya kamu berhasil menciptakan networking dengan baik.  Bersikaplah layaknya dirimu sendiri, tapi jangan lupa tetap jaga citramu, ya!

Keep Up to Date 

Suka enggak suka, kamu harus mengikuti perkembangan zaman.  Jangan sampai merasa kamu nyaman di zona sekarang. Misal nih, kamu sudah punya banyak followers, engagement kamu cukup baik… ya udahlah, enggak usah ngapa-ngapain lagi. Wah, justru di sini sebetulnya kamu harus benar-benar enggak puas sama diri sendiri!

Maksudnya enggak puas itu gimana?  Artinya, kamu bersedia untuk selalu belajar hal-hal baru.  Sama saja seperti Instagram yang selalu memberikan fitur-fitur menarik beberapa bulan sekali untuk kita pakai, kamu juga harus bisa secara kreatif memadukan apa-apa yang selama ini sudah kamu buat. Jangan kira lho, penonton enggak bisa jenuh. Kalau kamu selalu up to date dengan kabar-kabar di dunia beauty, itu bisa jadi lahan kamu untuk mengembangkan diri, lho.

Baca Juga:  4 Tips Non Teknik Membuat Foto Flatlay Instagram yang Mudah Bagi Pemula

Gampang

Kenapa sih, harus memaksimalkan potensi di Instagram?  Selain banyak tools, gampang banget cara pakainya.  Bahkan buat yang awam pertama kali pakai Instagram, kamu akan merasakan kemudahannya.  Selain itu, Instagram itu user friendly dan juga mengandalkan visual dalam hal berbagi informasi di dunia maya. Jangan heran kalau banyak yang betah main Instagram.  Kenapa enggak, sih, kamu update kabar terbarumu hari ini secara real time? 

Definisi dan Cara Growth untuk Instagram

Nah… growth sendiri sebetulnya bisa kamu lihat berdasarkan jumlah followers dan  engagement.  Kalau kamu tahu gimana cara menguasainya, maka sesungguhnya cukup mudah untuk menentukan cara menggaet audience kamu untuk selalu stay dan menanti kabar terbaru kamu di Instagram.

Engagement Rate

Tentunya followers meningkat itu gampang ketahuan, ya.  Misal dulunya 2000, tiba-tiba meningkat jadi 4000.  Tapi… gimana dengan engagement rate? Apa, sih, maksudnya?

Metrics yang bisa kamu gunakan sesungguhnya sudah ada lho, di Instagram business profile. Kayak apa, sih? Misalkan:

  1. Profile visits untuk mengetahui berapa banyak orang yang mengunjungi profil dalam 7 hari terakhir

  2. Website clicks untuk mengetahui berapa banyak orang ngeklik ke link bio (apakah itu blog/vlog)

  3. Reach untuk mengetahui ada berapa jumlah Instagram user yang melihat posting Instagram kamu

  4. Impressions untuk mengetahui berapa kali postingan kamu dilihat Instagram user.  Satu user bisa lho, melihat lebih dari sekali

Terus gimana sih, caranya kita bisa tahu engagement rate kita?  Ada banyak sekali rumus di luar sana dalam melakukan perhitungan engagement rate.  Tutu memberikan tips sebagai berikut:

Engagement rate = (Jumlah likes + jumlah komentar) / Jumlah followers x 100

Saat ini ada banyak kalkulator online yang bisa kita pakai, lho, seperti socialblade.com, atau dari Phlanx. Cara menentukan engagement rate adalah sebagai berikut:

1% Low

2%-3.5% Average

3.5%-6% High

>6% Very High

Kuasai Semua Fitur

Nah, kalau kamu sudah mengerti soal ER, maka langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menguasai semua fitur penting di Instagram. Lakukan evaluasi berdasarkan metrics yang sudah kamu buat, supaya kamu bisa melihat apakah ada kenaikan atau malah penurunan. Dari hasil evaluasi, kamu akan bisa menilai sendiri gimana performansi kamu setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan.

Tentukan Niche

Okelah, kamu sudah ngerti kira-kira niche kamu adalah beauty.  Kalau misal sudah masuk ke ranah itu, akan lebih baik kalau kamu enggak terlalu menonjolkan hal lain untuk dibahas, misalkan lifestyle.  Atau bisa juga kalau itu mau dijadikan ciri khasmu, kamu bisa memadukan beauty dan lifestyle sekaligus. Enggak salah.

Baca Juga:  Beautiesquad November Makeup Challenge: Birthday Makeup Look

Namun niche beauty juga luas, karena terbagi dua: makeup dan skincare. Dua duanya mungkin akan kamu lakukan, tapi… mana sih, yang lebih condong ke kamu?  Lalu setelah memilih antara makeup dan skincare, kamu ingin dikenal sebagai content creator macam apa?  Yang suka bagi-bagi tips bagi pemulakah?  Yang suka pakai produk high end-kah? Yang khusus produk-produk Korea-kah? Atau kamu suka bikin foto yang clean dan menarik? Ada banyak ragamnya, lho.  Tentukan sesuai dengan apa yang kamu miliki dan kamu sukai supaya enggak mudah jenuh saat menjalankan hari-hari menjadi content creator. 

Kenali Audience

Setelah itu, kamu bisa mulai menilai, kira-kira audience kalian siapa aja, ya? Dari sini kamu bisa bikin strategi  sesuai dengan audience.  Bisa dilihat berdasarkan:

  1. Demografis: Banyak mana, laki-laki atau perempuan?

  2. Geografis: Tinggal di manakah audience kamu?  Di kota apa?

  3. Psikografis: Suka apa, nih audience kamu kira kira, apakah produk Korea, produk high end, produk murah meriah, atau lain-lainnya?

  4. Behavioristis: Siapa sebetulnya audience kamu, abagaimana perilakunya?  Apakah non creator yang ingin tahu review produk, atau sesama content creator?

Tentukan Branding

Ini yang biasanya jadi sesuatu yang cukup sering diabaikan content creator: personal branding!  Kamu ingin dikenal sebagai content creator macam apa, sih?  Yang hidupnya hepi hepi misalkan, jadi kamu suka pasang lagu dangdut macam @aro_kopa?  Atau @heidianatjahjadi yang suka bikin video elegan? Atau mungkin… reviewer skincare songong kayak @insommia :p ?  Kamu bisa juga lho, “meniru” sedikit style @adpbeauty yang luar biasa dalam memberikan konten menarik, cantik, dan eye catchy. 

Hashtag

Tahukah kamu bahwa sedikit banyak… hashtag itu bantu banget, loh.  Anggap saja kayak keywords di Google.  Ini menentukan identitas kamu.  Kalau kamu lagi upload video makeup Korea, kamu bisa bikin hastag #ulzzang.  Jangan mentang mentang kamu upload makeup Korea kamu bikin hashtag #samyang. Kecuali kalau kamu memang pakai produk Tony Moly yang lagi hot itu tuh… bolehlah ya kamu bikin hashtag #samyang.

 

Nah, itulah sejumlah tips menarik yang di-share Tutu!  Jangan lupa mampir ke blog dan Instagram-nya! Oh ya, kalau kamu ingin gabung dengan Beautiesquad supaya bisa ikut Ngopi Cantik untuk sharing ilmu seputar content creation, gampang kok.  Jangan lupa gabung ke sini, ya:

Instagram: @beautiesquad

FB: Beautiesquad

Share:
Previous Post Next Post

You may also like

1 Comment

  • Reply Sandra Hamidah

    Sip kaka, minta follback blog nya ya kak

    Mei 3, 2019 at 4:42 pm
  • Leave a Reply