Follow:
Beauty, Skin Care

[REVIEW] For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream untuk Antiaging

For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream

Sudahkah kamu menyambut tahun baru dengan skincare yang paling ciamik? Nah, saya mau memperkenalkan salah satu bahan aktif kesayangan saya dari brand lokal: For Skin Sake (FSS) Repair Retinol Overnight Cream!

[REVIEW] For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream

For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream

Buat yang belum tahu For Skin Sake, ini merupakan brand lokal yang memproduksi tiga bahan aktif yang saat ini banyak digemari beauty enthusiast seperti vitamin C, hyaluronic acid, dan retinol.  Isi produk diformulasi langsung di Amerika Serikat.

Salah satu ciri khas mereka yang unik adalah kemasan berwarna gelap terbuat dari botol kaca untuk semua produk skincare-nya.  Saya suka sih, kesannya elegan namun memiliki fungsi yang baik juga untuk mencegah proses kimiawi terhadap produk jika terpapar sinar matahari. Ukurannya juga cukup kecil sehingga mudah dibawa ke mana mana.

Ingredients

Aloe Barbadensis Leaf Juice, Aqua, Helianthus Annuus Seed Oil, Glyceryl Stearate, Cetyl Alcohol, Cassia Angustifolia Seed Extract, Stearic Acid, Glycerin, Simmondsia Chinensis Seed Oil, Butyrospermum Parkii Butter, Tocopheryl Acetate, Panthenol, Retinol, Camellia Sinensis Leaf Extract, Propolis Extract, Centella Asiatica Extract, Equisetum Arvense Extract, Geranium Maculatum Extract, Taraxacum Officinale Extract, Xanthan Gum, Polysorbate 20, Pentylene Glycol, Alcohol, Lecithin, Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin

What You Should Know About The Ingredients

  1. Seperti yang kamu ketahui, tentunya bahan aktif utamanya adalah retinol. Konsentrasi retinol pada produk ini sebesar 0.1%, jadi kalau kamu masih pemula dan khawatir coba coba yang konsentrasinya cukup tinggi, kamu bisa cari alternatif lain.  Sebelumnya, saya juga coba retinol dengan konsentrasi 0.006% selama 3 minggu sebelum akhirnya pindah nyobain FSS

  2. Terdapat cukup banyak humektan di sini yang fungsinya untuk hidrasi kulit.  Kebanyakan orang tidak mau pakai produk retinol karena khawatir bikin kulit kering.  Tapi untuk krim yang ini, saya enggak ngerasain hal itu, malah enak dan cukup lembap untuk ukuran produk retinol!

  3. Tidak ada wewangian sehingga cocok jika kamu suka produk unscented. Oya, retinol itu warna aslinya kuning keoranyean, jadi kalau kamu lihat, krim ini warnanya sedikit kekuningan, agak broken white karena pengaruh warna asli retinol

  4. Saya enggak begitu merekomendasikan kalau kamu ada alergi terhadap polysorbate dan alkohol. Biasanya nih, yang punya fungal acne suka menghindari polysorbate.  Tapi saya sendiri enggak bisa bilang bahwa ini bisa memicu fungal acne.  Namun jika kamu yakin ada alergi, sebaiknya coba produk lain

How To Use

For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream

Ada dua alasan mengapa sebaiknya kamu menggunakan retinol di malam hari, yaitu:

  1. Kekhawatiran ada kemungkinan mengalami photosensitivity, alias kondisi sensitif terhadap sinar UV.  Biasanya reaksi yang ditimbulkan adalah erythema. Sebetulnya bahan yang sempat diteliti untuk ini adalah retinoic acid atau tretinoin, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa turunannya seperti retinol juga bisa menyebabkan hal sama
  2. Retinol tidak akan “rusak” terkena sinar matahari.  Justru retinyl palmitate 2% yang dioleskan sebanyak 20 mg/cm2 memiliki kekuatan serupa dengan SPF 20.  Maka keluarga retinoid sebetulnya memiliki kemampuan untuk bisa menghalau sinar UV “merusak” kulit.
  3. Namun, ada sebuah proses bernama photocarcinogenesis di mana sebuah proses yang ketika sinar UV terkena kulit  terjadi berkali kali secara berkala, bisa menyebabkan tumbuhnya kanker kulit. Nah, yang sempat jadi kontroversi adalah beberapa penelitian yang melibatkan retinoic acid yang menyatakan bahwa ini bisa menyebabkan photocarcinogenesis. U.S FDA* berkeyakinan kalau retinoic acid bisa menyebabkan photocarcinogenesis, namun CIR* dan SCCS* beranggapan bahwa retinoic acid tidak menyebabkan hal itu terjadi.
  4. Setidaknya setelah baca ketiga dokumen tersebut, saya memiliki kesimpulan akhir bahwa belum ada konklusi pastinya, karena penelitian mengenai photocarcinogenesis masih berlanjut.  Namun, justru ada kemungkinan bahan tidak aktif yang juga tercampur pada formulasi yang bisa memicu photocarcinogenesis ini.  Oleh karena itu, meski retinoic acid tidak menimbulkan photocarcinogenesis, tapi sebuah produk bisa memicu hal ini terjadi karena hal hal lain yang tidak pernah kita ketahui.  Karena itulah sangat disarankan dipakai saja di malam hari dan siang harinya tidak lupa pakai sunscreen!

Saya biasanya menggunakan retinol di malam hari setelah menggunakan moisturizer. Jika kamu baca cara pakai di label For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream, brand juga menyarankan agar krim dipakai di tahap paling terakhir. Saya sendiri lebih merasakan efeknya saat menggunakan produk setelah moisturizer.

Untuk pemula, kamu bisa coba satu kali seminggu.  Setelah itu frekuensi penggunaan bisa kamu tingkatkan menjadi dua kali seminggu, tiga kali seminggu, hingga bisa setiap hari.  Saya pernah menggunakan For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream,  tiap hari sejak minggu ke 7 – minggu ke 20, dan tidak ada masalah.  Namun tentu saja kamu harus memahami toleransi kulitmu sendiri, sehingga hanya kamu yang bisa menentukan seberapa sering memakai retinol.

Baca Juga:  [TUTORIAL] Make Up Bibir Hitam: Duck Lips dengan Lipstik Sariayu Marunda 3

What You Should Know About The Product

For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream menyertakan  sebuah spatula supaya isi produk bisa diambil dengan cara higienis.  Sayangnya spatulanya terlalu besar, jadi enggak bisa ditaruh di dalam wadah jar seperti pada produk produk lain pada umumnya.  Buat saya, kekurangannya hanya ini saja.  Tapi saya yakin For Skin Sake bisa berinovasi lebih baik sehingga bisa menyesuaikan ukuran spatula.

For Skin Sake Repair Retinol Overnight Cream

Dan beginilah teksturnya, karena mengandung banyak humektan, maka krimnya watery.  Cocok dengan saya yang memang suka dengan krim sejenis ini! Warnanya kekuningan namun tidak berbau.

Ada dua jenis penutup sebelum kamu bisa melihat isi produknya.  Saya kurang tahu juga sih kenapa mereka menyertakan busa di atas penutup produk, mungkin juga untuk memastikan supaya penutup aslinya tidak goyang ke mana mana.  Tapi saya sudah pernah bawa ini ke mana mana; saat pulang kampung ke Bandung, dinas ke luar kota… dan sejauh ini packaging-nya tidak mengecewakan. Bagus banget!

Baca Juga:  Beautiesquad x PAC Cosmetics Make Up Challenge: Two Faces Make Up

Nah, kalau kamu pengen tahu gimana perubahan di wajah saya setelah menggunakan retinol, kamu bisa mampir ke IG story saya, di highlight.  Saya suka update secara berkala. Yang jelas saya puas sih karena fine line di sekitar mata memudar dan bikin saya kelihatan lebih muda, huehehe.

Price

Saya beli di JxB saat promosi seharga Rp 155.000. Harga aslinya Rp 240.000 di website.  Tapi kamu bisa beli di mana pun termasuk di Sociolla.  Jangan lupa pakai voucher SBNLAJGN saat belanja, ya! Kamu bisa dapat potongan Rp 50.000 jika belanja di atas Rp 250.000.

Will I Repurchase?

Udah pasti, dong!  Saya nyaman banget dengan retinol cream, harganya juga masih masuk akal. Malah saya udah repurchase pas JxB, wkwk.

Rating

6/5

Share:
Previous Post Next Post

You may also like

No Comments

Leave a Reply