Browsing Tag:

review

origin-dan-brown-robert-langdon
Origin Book Cover Origin
Dan Brown
Mystery, Adventure, Thriller, Conspiracy
Bentang Pustaka
3 Oktober 2017
Hardcover
516

Siapapun dirimu
Apa pun keyakinanmu
Semuanya akan berubah.

Bilbao, Spanyol
Robert Langdon, profesor simbologi dan ikonologi agama Universitas Harvard, tiba di Museum Guggenheim yang supermodern untuk menghadiri pengumuman besar tentang penemuan yang “akan mengubah dunia sains.” Tuan rumah acara malam hari itu adalah Edmond Kirsch, seorang miliuner dan Futuris berusia empat puluh tahun. Kirsch adalah sosok yang terkenal di seluruh dunia, berkat penemuan-penemuan teknologi tingkat tingginya yang mengagumkan, serta prediksi-prediksinya yang berani. Dia juga merupakan salah satu mahasiswa Langdon dua puluh tahun yang lalu, dan sekarang dia akan mengungkap suatu terobosan yang mencengangkan… yang akan menjawab dua pertanyaan fundamental terkait eksistensi manusia.
Begitu acara dimulai, Langdon dan beberapa ratus hadirin lainnya terpukau oleh pemaparan yang begitu orisinil, dan Langdon menyadari bahwa ini akan jauh lebih kontroversial daripada dugaannya. Namun acara yang telah diatur dengan amat cermat itu tiba-tiba kacau balau, dan penemuan berharga Kirsch nyaris hilang selamanya. Terguncang dan menghadapi bahaya besar, Langdon terpaksa melarikan diri dari Bilbao. Dia didampingi oleh Ambra Vidal, sang direktur museum yang bekerja sama dengan Kirsch untuk menyelenggarakan acara. Keduanya bertolak ke Barcelona untuk mencari password teka-teki yang akan mengungkap rahasia Kirsch.
Menyusuri koridor-koridor gelap sejarah rahasia dan agama ekstrem, Langdon dan Vidal harus menghindari lawan yang sepertinya tahu segalanya, yang kemungkinan didukung oleh pihak Istana Kerajaan Spanyol … yang tidak akan melakukan apa pun untuk membungkam Edmond Kirsch. Mengikuti jejak-jejak tersembunyi dalam karya seni modern dan beragam simbol misterius, Langdon dan Vidal menemukan petunjuk-petunjuk yang pada akhirnya membawa mereka berhadapan dengan penemuan Kirsch… dan kenyataan mencengangkan yang selama ini tidak kita ketahui.

Satu hal prestasi membanggakan saat membaca buku ini bukanlah menamatkannya dalam beberapa jam.  Saya berhasil menebak siapa itu Winston dan juga pembunuhnya di awal cerita 😀  .

Bukan, ini bukan spoiler. Saya nggak ada maksud nulis spoiler.  Tapi kalau kamu termasuk salah seorang yang selalu membeli bukunya Dan Brown, tidak begitu sulit untuk memprediksi apa yang sebenarnya sedang terjadi di plot cerita.

Share:
review-benton-fermentation-eye-cream

Put aside the pro and cons about “do we really need eye cream?”, I bought this because I had Tokocash voucher from Tokopedia, for free.  Honestly I don’t really care to put some cream around my eyes because after all my journey to find the holy grail; I still haven’t had a really good impression of eye cream or eye serum so far. So I got curious about Benton Fermentation Eye Cream performance.

Share:
review-sirkus-pohon
Sirkus Pohon Book Cover Sirkus Pohon
Andrea Hirata
Drama, Romance, Slice of Life
Bentang Pustaka
Agustus 2017
Paperback
424

Baiklah, Kawan, kuceritakan padamu soal pertempuranku melawan pohon delima di pekarangan rumahku dan bagaimana akhirnya pohon itu membuatku kena selalu wajib lapor setiap Hari Senin, di Polsek Belantik.

Benci nian aku pada delima itu, lihatlah pohon kampungan itu, ia macam kena kutuk. Pokoknya berbongkol-bongkol, dahan-dahannya murung, ranting-rantingnya canggung, kulit kayunya keriput, daun-daunnya kusut. Malam Jumat burung kekelong berkaok-kaok di puncaknya, memanggil-manggil malaikat maut. Tak berani aku dekat-dekat delima itu, karena aku tahu pohon itu didiami hantu.

Dalam novel ini Andrea akan membuat kita terbahak-bahak mengikuti kisah orang-orang Melayu di pedalaman Belitong yang lugu, tersedu-sedu oleh kisah cinta yang masygul, atau geleng-geleng kepala oleh intrik-intrik mereka yang luar biasa. Kita akan menemukan manusia-manusia yang tak sempurna, tapi sekaligus menemukan kebijaksanaan dalam diri mereka.

Saya termasuk salah seorang yang selalu menanti karya terbaru Andrea Hirata.  Bukan apa-apa, gaya berceritanya yang asyik, dalam untuk bisa direnungi, tapi sekaligus ringan karena bisa membuat kita tertawa di setiap bab; buat saya itu luar biasa.  Tidak banyak penulis yang bisa melakukan semuanya sekaligus.  Jadi, saya berharap dong, buku ini juga bisa memenuhi ekspetasi?

Share:
1235