in Beauty, Make Up

[REVIEW] Posy Beauty Lipstick Matte #Greed

at
review-posy-beauty-lipstick-matte-greed

Saya kangen ngeblog, haha.

Seminggu ini hectic.  Saya nggak pernah nyangka bahwa profesi guru dan dosen bakal sesibuk ini :’D, dulu karena saya masih bocah seneng seneng aja setelah UAS nggak ada apa-apa.  Padahal di balik layar, sesungguhnya ada mereka yang tidak kenal lelah memeriksa lembar jawaban yang bejibun dan (mengatrol) mengisi nilai kita di rapor atau transkrip, haha.  Eniwei, comeback kali ini mau bahas lipstik, yang katanya sih vegan dan halal.

Apa beneran nih?

Posy Beauty Lipstick Matte, Greed

Saya sebetulnya bukan pecinta lipstik sejati.  Jadi lipstik saya nggak banyak (padahal setelah dihitung ada 10, lol).  Soalnya gini, saya sendiri baru pakai lipstik sekitar akhir tahun 2015, lebih karena saya nyerah nggak bisa dapat lip tint yang beneran bisa menutup bibir hitam kelabu ini.

Saya punya 10 pun bukan gara-gara saya cinta lipstik banget, tapi saya gampang bosan.  Sebagai pecinta warna nude, dan sebagai perempuan, saya kadang ingin mencoba shade yang lain ketika sudah jenuh memakai lipstik tertentu.  Makanya shade yang nude ada banyak dan kebanyakan warna yang saya punya itu agak terang, haha.

Nah, alasan saya akhirnya ngepoin Posy bener-bener impulsif, sih.  Jadi saya sebetulnya sudah mendengar brand ini sejak beberapa bulan lalu, tapi nggak begitu tertarik.  Ketika sekitar dua-tiga minggu lalu asyik ngepoin timeline Instagram, saya lihat ada teman blogger yang ngepost soal ini.  Katanya sih vegan, halal, dan cruelty free.

Beneran nih?

Soalnya saya susah banget nyari produk yang memenuhi ketiga kriteria itu, dan sekarang nemu brand ini (selain Social Cosmetics).  Akhirnya saya iseng DM dengan adminnya.  Nggak nyangka, respon mereka cepat banget dan sangat tanggap.  Ini juga yang bikin saya tersanjung, padahal saya cuma bilang bahwa saya beauty blogger dan tertarik dengan produknya.  Hasil “wawancara” akan selanjutnya di bahas di bawah, ya.

Ingredients

 

Isododecane, Trimethylsiloxysilicate, Cyclomethicone, Octyldodecyl Stearoyl Stearate,Titanium Dioxide, Copernicia Cerifera Cera, Nylon-12, Disteardimonium Hectorite, Phytosteryl/Octydodecyl Lauroyl Glutamate, Propylene Carbonate, Phenoxyethanol, Silica Dimethyl Silylate, Flavour, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Tocopheryl Acetate, BHT, Bisabolol.

May Contain: CI 15850:1, CI 45410:2, CI 77491, CI 77492, CI 77499.

 

What You Should Know About The Ingredients

Sebelum cek komposisinya, ada baiknya kita telaah dulu definisi vegan, cruelty free, dan halal.

Menurut Tashina dari Logical Harmony, kosmetik vegan adalah produk yang sama sekali tidak mengandung unsur hewani atau unsur yang berasal dari derivatif hewani.  Ini artinya, tidak boleh mengandung sama sekali komposisi berupa honey, beeswax, lanolin, collagen, albumen, carmine, cholesterol, gelatin.

Sedangkan kosmetik cruelty free adalah kosmetik yang tidak melibatkan hewan sama sekali dalam proses produksi.  Artinya, tidak ada penyiksaan terhadap hewan saat melakukan uji coba sebelum dipasarkan ke konsumen, yaitu kita. Dan tidak hanya perusahaannya saja, tetapi supplier yang memasok bahan baku juga tidak boleh melakukan uji coba ke binatang.  Jika tertarik lebih lanjut mengenali brand yang sudah pasti cruelty free, kamu bisa berkunjung ke sini.

Lalu, hingga saat ini masih ada perdebatan di kalangan ulama mengenai kehalalan carmine atau dikenal juga dengan nama lain CI 75470. Hal ini karena dari 4 madzhab terdapat pendapat yang berbeda-beda.  Imam Syafi’i dan Abu Hanifah berpendapat bahwa serangga haram, namun Imam Malik, Ibn Abi Layla dan Auza’i berpendapat serangga itu halal selama tidak membahayakan. Nah, untungnya saya sudah dapat keterangan bahwa carminic acid atau carmine yang berasal dari serangga cochineal itu mubah atau boleh.  Jadi, jika mengacu pada fatwa MUI, maka carmine hukumnya masih halal (sumber: LPPOM MUI).

Dari komposisi di atas, tidak ditemukan unsur carmine, begitu juga produk lipstik warna wrath, envy, dan pride.  Lalu apakah ada unsur hewani lainnya?

Jawabannya adalah non, ini artinya produk ini memang vegan! Biasanya lipstik seringkali memasukkan unsur beeswax dalam rangka menambah unsur oil pada saat pembuatan produk lipstik dan chapstick.  Mereka memakai Copernicia Cerifera Cera, atau wax yang berasal dari pohon palem.

(Tambahan informasi: Sebetulnya, kebanyakan produk makeup memang fungsinya stay di atas or sit on top, dalam arti tidak menembus ke kulit bagian bawah.  Foundation dan lipstik memang dibuat dengan fungsi seperti ini. )

Lalu yang bikin saya excited (sampai impulsif beli) pun karena saya suka dengan ketanggapan admin.  Saat saya tanya apakah produk ini sudah punya sertifikasi MUI, ternyata ada!  Saya dikirim foto sertifikasi, dan baru tahun ini mereka mendapatkan sertifikasi tersebut.  Sertifikasi MUI berlaku sampai 2019, dan akan ditinjau 2 tahun sekali.

Baca Juga:  [REVIEW] O-Degree Shampoo: Solusi Sampo Anti Ketombe Parah?

Tapi, soal cruelty free?  Hmm, saya masih nggak begitu yakin.  Karena gini, mungkin perusahaannya sendiri memang tidak melakukan uji coba, tapi gimana dengan supplier-nya, apakah melakukan uji coba juga?  Sejauh ini saya masih dapat jawaban abu-abu (karena saya juga tidak kenal dengan rantai pasok industri kosmetik Indonesia), jadi ragu untuk menyebut Posy Beauty memang cruelty free. Semoga saja mereka bisa segera mendaftar ke Leaping Bunny atau PETA agar bisa masuk listing! 

Well, overall, sebagai apresiasi kecepatan dan kejujurannya, itulah alasan saya memutuskan mendukung Posy Beauty dengan membeli produknya 🙂 🙂

What This Product Tell Us

Saya motret penampakan lipstik pas lagi mendung ;_;, tapi di tangan saya ini warnanya dark brown dengan sedikit unsur kemerahan.  Apakah saya suka produknya?

Baca Juga:  [REVIEW] Catrice Even Skin Tone Beautifying Foundation 030 Even Sand

Bangeeeet, hahaha.

Wangi yang pertama kali saya cium ketika membuka tutupnya adalah: ini wangi coklat?  Saya merasa sedang mencium aroma susu kental coklat manis saat memakai produk, dan saya nggak keberatan dengan fragrance-nya.  Abisnya enak banget, minta dijilat!

Hasil akhirnya sih jadi begini:

Ini sebetulnya jatuhnya jadi dark brown banget sih di bibir, jadi foto ini pengaruh cahaya dan shadow akibat mendung.  Saya foto-foto di kamar, soalnya mager pindahin barang kalau di tempat biasa 😀

Sejauh ini, Posy adalah lipstik paling ringan yang pernah saya pakai.  Ini berkat komposisi bahan bernama isododecane yang memang akan memberikan sensasi ringan ketika diaplikasikan ke kulit, dan biasanya dipakai untuk membuat lotion.  Selain itu, isododecane memang dipakai juga untuk fragrance, jadi wangi coklat asalnya dari sini.

Kemudian Posy juga mengandung dua jenis active ingredients yang berfungsi sebagai sunscreen atau pelindung dari sinar UV, yaitu Titanium Dioxide dan Ethylhexyl Methoxycinnamate.  Untuk pengawetnya, mereka memakai Phenoxyethanol, alternatif dari paraben. Saya sendiri tidak menghindari paraben, tapi karena Posy Beauty memang stick dengan misi mereka yaitu no paraben, no sulfate, dan no alcohol, jadi ini adalah alternatif yang mereka pakai.

(Tambahan informasi:  Sebetulnya di beberapa negara, phenoxythanol sempat diujikan beberapa kali dan didapatkan informasi bahwa phenoxythanol bisa menjadi berbahaya jika tertelan, tercium, dan terserap ke kulit jika konsentrasinya mencapai 100%.  Namun karena di industri kosmetik hanya dipakai 0.5-1%, sebetulnya masih bisa disebut aman.  Hanya saja, dibanding paraben, ini lebih bisa menimbulkan alergi Hindari jika kamu alergi dengan phenxythanol!)

Terus gimana sih performanya?

Buat saya sih cukup oke ya, apalagi karena pilihnya yang dark, jadi buat saya sekitar 6-8 jam tahan di bibir.  Kalau makan gorengan dan yang berkuah semacam gulai ya pasti bubarlah di bagian tengah bibir, tapi nggak terlalu kentara.  Jadi kalau dipakai makan, ini bisa tahan 5-6 jam.

Price

Rp 149.000 on  Sociolla.  Bisa dapat diskon Rp 50k lho kalau pakai voucher saya: SBNLAJGN dengan minimal pembelian Rp 250.000!

Will I Repurchase?

Mahal :’D, kalau ada diskon bolehlah, haha.

Rating

4/5

Azzahra R Kamila

Her blog has a concern for cruelty free and halal products. Her skepticism makes her doing research about science behind beauty, as she wants to educate readers to carefully choose cosmetics ingredients before buying. In addition to beauty, she also likes to discuss slice of life as well as book reviews.

    2 Comments

    1. Aulia Rizky W

      sumpah aku kalau baca blog kaka tuh dapet banyak banget informasi baru dan amat sangat berguna :”) bahagya aku tuh, makasih ya kaaa udah nulis dan bahas tuntas soal ingredient, informatif banget buat orang-orang yang baru mau merhatiin ingredient produk kaya aku gini :”)

      20 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Tengkyu saay :)), seneng banget ilmunya jadi berguna yah hehehe

        20 . Dec . 2017

    Leave A Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *