Beauty, Skin Care

[REVIEW] Face2Face Xoxo Lip Treatment dan Xoxo Lip Scrub

byAzzahra R Kamila-
review-face2face-xoxo-lip-treatment-scrub

Hi, readers!

Beberapa minggu lalu, saya mendapatkan Face2Face lip treatment dan lip scrub dalam rangka memenangkan lomba blog yang diadakan oleh Komunitas Beauty Blogger dan Vlogger Indonesia.  Face2Face ini adalah satu dari sekian belas hadiah yang saya dapatkan, dan jujur saja, saya excited banget pas tahu!  Soalnya, saya sempat tergiur pengen beli lip mask dari Laneige dan Primera. Xoxo Lip Treatment?  Xoxo Lip Scrub?  Bagus enggak sih keduanya?

Face2Face Xoxo Lip Treatment and Xoxo Lip Scrub

face2face xoxo

Sejak kenal dengan Xoxo Lip Matte dari Face2Face, saya jatuh cinta sama brand ini.  Gimana enggak, murah meriah tapi bagus gitu, lho! Makanya saya penasaran banget dengan dua produk ini.  Karena dua produk ini satu kesatuan, jadi khusus lipcare, maka saya akan bahas sekaligus!

Ingredients

face2face xoxo

Lip Scrub: Shea Butter, Sucrose, Argania Spinosa Kernel Oil, Euphrobia Cerifera (Candelilla) Wax, Cera Alba (Beeswax), Copernicia Cerifera Wax, Simmondsia Chinensis Seed Oil, Helianthus Anuus Seed Oil, Perfume, Phenoxyethanol, Tocopheryl Acetate, Ethylhexylglycerin

face2face xoxo

Lip Treatment: Aqua (Water), Glycerin, Diisostearyl Malate, Dimethicone, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Ethyl Hexanediol, Polyacrylate-13, Vinyl Dimethicone/Methicone Silsequioxane Crosspolymer, Trimethylsiloxysilicate, Polysubutene, 1-2 Hexanediol, Polypropylsilsequiloxane, Xylitylglucoside, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Anhydroxylitol, C20-22 Alkyl Phosphate, Xylitol, Fragrance, Sodium Hyaluronate, Aminomethyl Propanol, Disodium EDTA, Xanthan Gum, Caprypyl Glycol, Phenoxyethanol, Hydrolyzed Wheat Protein, Ethylhexylglycerin, Hydrolyzed Soy Protein, Pectin, Arginine, Proline, Serine, Glucose, Carrageenan, CI 14700, 17200

What You Should Know About  Ingredients

Face2Face adalah brand lokal, dan sudah ada pengumuman resmi bahwa brand ini sudah menerima sertifikasi MUI.  Apakah keduanya termasuk? Sayangnya belum.

Untuk mendapatkan sertifikasi MUI, harus ada pengujian terlebih dulu secara menyeluruh.  Saya sendiri kurang tahu pengujian seperti apa yang diterapkan, namun setelah melihat hasil update yang saya dapatkan dari Halal Corner, Face2Face masih belum bisa disebut memiliki sertifikasi halal.

face2face xoxo
via halalcorner.id

Nah, lho, saya juga kaget, haha.

Jika kamu vegan, kamu akan aware bahwa di lip scrub terdapat beeswax, yang biasanya “haram” di produk kosmetik vegan.  Saya sendiri bukan vegan, tapi preferensi saya adalah mencari produk vegan jika brand tersebut berasal dari luar negeri.   Untuk lip scrub sendiri tidak ada bahan yang bisa dikategorikan syubhat, so I believe ini aman meski belum ada sertifikasi MUI. 

Nah, di lip treatment, saya lumayan banyak nge-highlight, ya.  Setelah dicek, terdapat empat bahan silikon di produk ini.  Bahaya enggak, sih?

Silikon tidak berbahaya dan tidak menimbulkan penyakit selama tidak diinjeksi ke dalam tubuh (operasi plastik dengan silikon).

Ini karena silikon merupakan bahan sintetis, dan semuanya tidak menimbulkan comedogenic.  Ini alasannya kenapa produk yang cocok bagi kulit combination-oily banyak mengandung silikon.  Namun bisa jadi kamu tidak begitu cocok memakai produk mengandung silikon (yang biasa diakhiri dengan -cone, -methicone, -oxane), sehingga jika alergi, sebaiknya pilih produk mengandung silikon ketika silikon berada di bagian akhir label kosmetik.

Molekul silikon sendiri terlalu besar untuk bisa penetrasi ke kulit, sehingga akan stay di permukaan kulit. Namun ada penelitian yang mengatakan bahwa cyclopentasiloxane bisa penetrasi ke kulit kurang lebih 2% in vitro pada kulit.  Loh, bukannya silikon yang diinjeksi itu katanya bahaya, ya? Terus kalau bisa penetrasi ke kulit terdalam, itu gimana?

Baca Juga:  Haruki Murakami: Ketika Filosofi Menulis Adalah Berlari

Sampai sejauh ini, Cosmetics Ingredients Review (CIR), lembaga independen di Amerika Serikat yang didirikan untuk mempelajari bahan kosmetik masih memperbolehkan penggunaan cyclopentasiloxane dengan maksimum konsentrasi 94%.  [1]

Untuk Peraturan Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika Tahun 2011, saya belum menemukan cyclopentasiloxane, dimethicone, dan jenis silikon lainnya terdaftar di sini.  Jadi antara peraturan BPOM perlu di-update , atau memang belum terdaftar, atau saya kurang awas.

Apakah lip treatment halal?  Unfortunately, saya kurang tahu kerjasama semacam apa yang dijalankan oleh CV Karya Mandiri Tangerang.  Ini karena produksi untuk tiap produk bisa ditangani oleh manufaktur yang berbeda-beda.  Apakah nantinya bahan baku kosmetik tergantung dengan supplier dari manufaktur?  Bisa jadi.

Setahu saya, ada glycerin di lip treatment ini.  Salah satu bahan kosmetik yang patut dicurigai adalah glycerin. Saya tidak tahu siapa supplier yang menjadi partner dari Face2Face, yang pasti ada 6 negara yang mungkin menjadi supplier mereka: China, Bangladesh, Vietnam, Indonesia, dan India. [2]

Untuk Indonesia dan India, saya sudah pernah mengkonfirmasi di review Hatomugi Skin Conditioner bahwa kedua negara ini memproduksi vegetable glycerin, namun sayang masih belum mencari tahu tentang China, Bangladesh, dan Vietnam. Jika memakai animal glycerin, kategorinya masuk ke syubhat.

What You Should Know About Products

face2face xoxo

Sebelum membahas produk, saya lebih tertarik membahas notifikasi kosmetik dan nomor registrasi BPOM dari Face2Face itu sendiri.  Saya menemukan 7 produk dengan cara penulisan “Face2Face” dan 176 produk untuk “Face 2 Face” di nomor registrasi BPOM.  Produk dari Face2Face ternyata diproduksi di berbagai manufaktur, jadi mereka tidak memiliki pabrik sendiri.  Untuk kode NA, maka diproduksi di dalam negeri.  Untuk kode NC, maka diproduksi di luar negeri.  Lengkapnya bisa dilihat di sini untuk notifikasi kosmetik. 

Sementara untuk nomor registrasi BPOM, bisa dilihat pada gambar berikut ini sebagai contoh.  Oya, kamu juga bisa cek produk yang terdaftar di http://ceknie.pom.go.id.

face2face xoxo

Jadi… ini artinya apa, nih?

Sebelumnya, kita harus tahu dulu bedanya notifikasi kosmetik dan nomor registrasi BPOM.  Berdasarkan keterangan dari Hanitis Ichjar, notifikasi kosmetik adalah alat pengawasan pasca peredaran produk.  Jadi, produk yang terdaftar dalam notifikasi kosmetik diperbolehkan diedarkan secara legal untuk pemasaran produk.  Biasanya, notifikasi kosmetik ini diperuntukkan  produk impor dari luar negeri.  Notifikasi kosmetik sudah diberlakukan tahun 2011 sejak Harmonisasi Asean 2010. Soal keamanan, hal ini bukan menjadi tanggung jawab BPOM, melainkan lembaga pengawasan di negara pengimpor.  Namun selama terdaftar di sini, saya rasa produk bersangkutan bisa dipertanggungjawabkan.

Sementara nomor registrasi BPOM adalah nomor registrasi yang diberikan oleh BPOM untuk kosmetik yang sudah diuji sampelnya oleh BPOM. Butuh waktu 1-3 tahun untuk mendapatkan nomor registrasi ini.  Ada banyak prosedur yang harus dijalankan membuat nomor registrasi tidak mudah diperoleh.  Apalagi ada banyak sekali sampel yang mesti diuji, tidak hanya kosmetik, makanan dan obat juga termasuk.  Nah, bagi produk yang sudah diberi nomor registrasi memiliki kode CD artinya kosmetik dalam negeri, sementara CL kosmetik luar negeri.  Biasanya produk-produk dengan nomor registrasi diberi barcode.

Baca Juga:  Critical Eleven Karya Ika Natassa: Titik Kritis Sebuah Pernikahan

Untul lip treatment dan lip scrub sudah terdaftar di BPOM dengan kode NA.

Saya  menelusuri jua perusahaan yang membuat produk ini.  CV Karya Mandiri adalah pendaftar dari produk-produk tersebut, namun yang yang memproduksinya adalah PT. LF Beauty. Perusahaan ini adalah perusahaan manufaktur bentukan Li&Fung Group, sebuah perusahaan korporat asal Hongkong.  Tidak semua produk Face2Face dibuat di sini karena ada juga yang dibuat di Cifindo, bahkan  concealer mereka diproduksi di Stabilo Cosmetics, Jerman!

Ok, kalau performansinya gimana?

face2face xoxo

Lip scrub terdiri dari 3 macam wax: yang berasal dari candelilla (vegan), beeswax (nonvegan), dan palm wax (vegan). Ini yang membuat permukaan dari lip scrub lebih seperti lilin ketimbang lip scrub.  Jadi kalau mau mencongkel produk, lebih baik gunakan spatula.  Selain lebih higienis, butiran scrub-nya juga bisa terangkat.  Iya, butiran scrub ini tersembunyi di bawah lapisan lilin.

face2face xoxo

Lip scrub ini memiliki fragrance, tapi karena ada di list kosmetik bawah jadi (mungkin) tidak menyebabkan iritasi.  Wanginya halus, jadi enggak bikin sebel pas kita pakai. Saya punya lip scrub lain dari Beauty Treats dan Zoya. Zoya cair banget, jadi saya enggak bisa menyebut ini sebagai lip scrub, lebih seperti lip mask.  Sementara Beauty Treats lebih kasar, dan rasanya seperti mengoleskan butter ke bibir.  Untuk saya lip scrub dari Face2Face ini teksturnya pas.  Enggak bikin bibir terlalu berminyak, enggak terlalu licin juga.

face2face xoxo

Bentuk dari lip treatment itu seperti gel.  Sebetulnya untuk produk drugstore, ini oke! Banyaknya silikon yang terkandung membuat bibir jadi smooth, termasuk kehadiran beberapa jenis polymer yang juga membuat produk ini menjadi agak thick tapi enggak bikin greasy di kulit. Oya, klaimnya produk ini begitu bahan aktif bekerja akan langsung terdapat sensasi di bibir.  Sebetulnya ini dihasilkan dari xylitol yang memiliki efek natural berupa cooling sensation, jadi tidak ada bahan aktif sama sekali di sini. Itu hanya kata-kata pemanis pihak marketing 😀 😀

face2face xoxo

Saya pakai ini setiap malam.  Hasilnya?  Smooth banget pagi-pagi!  Saya biasanya punya chapped lips dan bisa parah kalau lagi musim kemarau.  Namun saya pakai selama tiga minggu terakhir, bibir saya lebih plumpy dan saat pakai lipstik juga tidak pecah-pecah.  Saya belum pernah beli lip mask dari brand lain, jadi belum bisa membandingkan seberapa keren produk ini.

Price?

Saat cek di website, harga untuk lip treatment adalah Rp 53.900, sementara lip scrub adalah Rp 42.500.

Will I Repurchase?

Saya suka kedua produk ini, harganya pun relatif murah.  Meski perusahaan manufakturnya dari Hongkong, entah kenapa saya percaya kalau mereka menggunakan supplier dari Indonesia.  Rasanya ribet kalau harus beli dari luar negeri!

Rating

Lip Scrub 4/5

Lip Treatment 5/5

Resources:

[1] Safety Assessment of Polyoxyalkylene Siloxane Copolymers, Alkyl-Polyoxyalkylene Siloxane Copolymers, and Related Ingredients as Used in Cosmetics, Final Report.  Release Date: January 14, 2015. Panel Meeting Date: December 8-9, 2014

[2] Li&Fung Limited, Annual Report 2016

Azzahra R Kamila

Her blog has a concern for cruelty free and halal products. Her skepticism makes her doing research about science behind beauty, as she wants to educate readers to carefully choose cosmetics ingredients before buying. In addition to beauty, she also likes to discuss slice of life as well as book reviews.

    2 Comments

    1. jenntan

      wah i also have the exact same product tapi belom sempet nyobain hehe

      20 . Mar . 2018
    2. winda

      wah baru tahu kalau F2F punya lip treatment juga 🙂

      22 . Mar . 2018

    Leave A Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *