Beautilogy, Beauty

Perbandingan 7 Sunscreen Brand Lokal dan Drugstore di Bawah Rp 150.000

byAzzahra R Kamila-
perbandingan-sunscreen-brand-lokal

Kalau udah ngomongin  antiaging, sunscreen adalah produk antiaging terbaik.  Loh, kok, bisa?  Bukannya collagen, ya? Sayangnya, menurut penelitian sains yang sudah dilakukan, collagen, baik dalam bentuk kapsul yang bisa langsung diminum maupun yang diaplikasikan ke kulit, tidak begitu banyak membantu terhadap perbaikan kolagen di lapisan kulit kita.  Saya sudah pernah bahas bahan-bahan antiaging terbaik sebelumnya di: Perhatikan Ini Saat Mencari Produk Perawatan Anti Aging Atau Penuaan Dini!  Untuk saat ini, saya ingin membahas tentang perbandingan sunscreen brand lokal.

Seperti biasa, ada daftar isi di sini.  Kamu bisa klik sesuai kebutuhan, itu artinya enggak perlu baca semua uraian!

Sejak Usia Berapa Sunscreen Perlu Dipakai?

sunscreen brand lokal
via tlc.com

Memakai sunscreen sebaiknya sudah dilakukan sejak dini. Sebetulnya sejak dini itu sejak kapan, sih?  Apa perlu diberikan sejak masih bayi?

Saya sudah melakukan pencarian studi terkait dengan keamanan sunscreen untuk bayi.  Hingga saat ini, belum terlalu banyak kajian dilakukan terhadap penggunaan sunscreen terhadap bayi di usia 6 bulan. Namun, AAP (American Academy of Pediatrics), organisasi yang menaungi lebih dari 60.000 dokter spesialis anak di Amerika, menyatakan bahwa bayi di bawah usia 6 bulan bisa memakai sunscreen di area kulit yang tidak terlindungi oleh pakaian dan topi [1].

Namun, tidak setiap dokter merekomendasikan penggunaan sunscreen pada bayi di bawah usia 6 bulan.  Akan lebih baik jika konsultasikan terlebih dulu ke dokter spesialis anak terdekat atau langganan.  Dan jika hendak memakaikan sunscreen, pilih yang tidak melebihi SPF 15, mengandung Titanium dioxide dan Zinc dioxide karena aman untuk kulit sensitif.

Saya sendiri lebih merekomendasikan untuk memakaikan sunscreen ketika anak sudah berusia di atas 3 tahun. Ini karena acid mantle pada bayi baru terbentuk ketika usianya sudah mencapai setahun [2].   Acid mantle merupakan lapisan pelindung yang terdiri dari sebum atau minyak alami yang dihasilkan oleh wajah, lipid atau lemak, dan sel-sel kulit mati.  Acid mantle berada di stratum corneum, yang berada di epidermis atau layer kulit paling luar.  “Mantel” inilah yang memiliki fungsi sebagai gerbang proteksi pertama terhadap sinar ultraviolet.

Stratum corneum (SC)  pada bayi berbeda dengan SC pada orang dewasa.  SC bayi sifatnya sifatnya sangat tipis, jadi formula sunscreen untuk bayi dan anak di bawah usia 2 tahun akan berbeda dengan sunscreen pada orang dewasa. Jadi jangan sembarangan memakaikan sunscreen pada anak, ya!  Sudah banyak kok, sunscreen yang dijual khusus bayi dan anak. Sunscreen anak bisa juga lho, dipakai orang dewasa, karena formulanya aman bagi kulit sensitif 🙂  🙂

Jadi, sudah terjawab, kan, sejak usia kapan sebaiknya pakai sunscreen?

PS: Saya baru mendapat DM dari salah seorang pembaca blog saya.  Sedikit tambahan, sebetulnya kita enggak perlu terlalu parno dengan sinar matahari.  Karena yang berbahaya itu adalah sinar UV dari pancaran matahari.  Beda ya, kalimatnya? Sinar matahari di pagi hari sesungguhnya sangat baik untuk kesehatan.  Di saat seperti itulah, vitamin D bisa kita dapatkan.  Jadi kalau mau olahraga, saya sarankan di waktu ketika sinar UV tidak sedang dalam level yang ganas, alias mulai pukul 08.00 – 09.00 menurut Waktu Indonesia Barat; silakan atur waktu sesuai dengan daerah tempat tinggal. Bisa juga dicek indeks  waktu sinar UV sebaiknya dihindari di aplikasi Playstore dan App Store, gratis, kok. Saya pakai UV Lens untuk mengecek tiap hari, karena bisa berbeda-beda tergantung cuaca. Terima kasih @bentangbaranang atas pencerahannya!

 

Bagaimana Kalau Baru Rajin Pakai Sunscreen Saat Usia Puluhan?

Tidak ada kata terlambat memakai sunscreen!  Semakin cepat kita memiliki kesadaran ini, akan semakin baik. Memakai sunscreen akan lebih baik jika dibandingkan tidak sama sekali. Namun perlu digarisbawahi, sunscreen tidak bisa menghilangkan kerutan di wajah, penuaan kulit, serta menghilangkan dark spot atau bintik hitam sepenuhnya.  Sunscreen berfungsi sebagai pencegahan  terhadap antiaging atau penuaan kulit.  Ini artinya, kerutan di wajah, penuaan kulit, dan bintik hitam masih bisa dicegah selagi kita memiliki kesadaran memakai sunscreen.

Jika ingin menghilangkan, ada beberapa bahan antiaging alternatif seperti retinol, niacinamide, hyaluronic acid, ceramide, EGCG, dan peptide.  Saya belum pernah bahas keenamnya lebih mendalam lagi, tapi di waktu yang akan datang akan saya buat daftar khusus perbandingan dan rekomendasi produknya.  So stay tune!

 

Apakah Ada Sunscreen dengan Formula Terbaik?

sunscreen brand lokal
via air-tan.com

Sebetulnya sunscreen apa sih yang memiliki formula terbaik?

Jawabannya: TIDAK ADA.

Ini semua tergantung dengan tingkat sensitivitas kulit, juga kegiatan yang dilakukan di luar ruangan.  Saya sudah pernah menulis artikel tentang 7 fakta produk SPF tinggi dan cara pemakaian yang tepat di posting sebelumnya (termasuk aplikasi untuk mengukur sinar UV di sini juga ada, lho!).  Saya hanya akan menyampaikan sedikit rangkuman yang dibutuhkan sebelum membeli sunscreen sesuai kebutuhan:

NoKeterangan
1.Sunscreen yang bisa dipakai oleh semua jenis kulit adalah yang mengandung Titanium dioxide dan atau Zinc dioxide.
2.Pilih sunscreen dengan minimal SPF 30 jika tinggal di negara tropis. SPF 30 memiliki proteksi mendekati 97%, SPF 50 memiliki proteksi mendekati 98%.
3.SPF di atas 50 (65-100) memiliki tingkat proteksi yang sama dengan SPF 50. Tidak ada yang berbeda antara formula sunscreen untuk sehari hari dan untuk ke daerah pantai.
4.Lamanya waktu proteksi dipengaruhi tingkat sinar UV setiap hari. Jika memakai SPF 30, bukan berarti proteksinya mencapai 150 menit, kemungkinan hanya setengah waktu dari dari 150 menit.
5.Jangan aplikasikan sunscreen sampai meresap. Oleskan ke bagian wajah dan tubuh merata, biarkan hingga kering sendiri.
6.Air dan keringat bisa menghilangkan lapisan sunscreen yang ada di permukaan kulit. Aplikasikan sunscreen lagi setelah wudhu atau olahraga.
7.Sunscreen dari brand yang mahal tidak berarti proteksinya lebih baik dari brand drugstore atau murah. Selama kandungan Titanium dioxide dan atau Zinc dioxide masuk ke daftar 5 bahan utama, maka proteksi yang diberikan tetap sama.
8.Memakai foundation, BB cushion, BB cream, dan bedak yang mengandung SPF tidak berarti membuat proteksi jadi dobel. Misal sunscreen SPF 50 dan foundation SPF 25, proteksinya tidak akan mencapai SPF 75. Ini karena lapisan sunscreen menipis ketika tertimpa makeup dengan SPF, sehingga secara teori, proteksi yang diberikan hanyalah setengahnya, atau SPF 37.5.
Baca Juga:  [REVIEW] Nauli Cosmetics Setting Spray, Glow Me Up!

Sunscreen dengan proteksi paling maksimal adalah SPF 50 dengan PA++++ (bahkan kadang ada juga yang plusnya sampai lima). Namun sebagai orang Indonesia, tipe kulit kita rata-rata masuk tipe II (biasanya keturunan etnis Tionghoa yang memiliki kulit overtone porcelain sampai light), tipe  III (overtone light-medium sampai sawo matang/bronze), tipe IV dan V (overtone bronze ke tan, biasanya etnis di Indonesia Timur seperti Maluku, Sulawesi, NTB, NTT, dan Papua)  versi skala Fitzpatrick.

Ini artinya, minimal SPF yang perlu dipakai adalah minimal SPF 30 bagi yang masuk tipe II dan III, dan minimal SPF 15 bagi  tipe IV dan V. Skala Fitzpatrick dan cara mengukurnya sudah pernah dibahas sebelumnya di postingan saya  tentang 7 fakta sunscreen.

 

Daftar Bahan Aktif Sunscreen

sunscreen brand lokal
via iheartbeauty.net

Supaya enggak repot baca analisisnya, saya memisahkan antara daftar bahan aktif sunscreen dan konklusi dari analisis terhadap daftar tersebut.  Daftar tetap saya masukkan sebagai bukti bahwa telah dilakukan in-depth research terhadap masing-masing bahan aktif di 8 sunscreen yang saya bandingkan di bawah ini.  All thanks to Peter879 di SkincareAddict, Reddit, yang sudah membuat list panjang terkait daftar bahan sunscreen terbaik (daftar ini tidak dibuat berdasarkan sensitivitas kulit, hanya kinerjanya saja).  Bahan aktif sunscreen yang adalah yang saya highlight warna merah, sementara warna biru adalah antioksidan.   Saya mengurutkan bahan aktif sunscreen di daftar ini berdasarkan kinerja terbaik sampai terburuk. Alergi adalah pemicu utama ketidakcocokkan dengan suatu bahan, sehingga kita belum bisa menilai  apakah efek sampingnya terbaik dan terburuk bagi semua orang. 

  1. Bis-Ethylhexyloxphenol Methoxyphenyl Triazine atau Tinosorb S, merupakan bahan sunscreen terbaik karena tidak memberikan reaksi apapun, baik itu photodegradation, reaksi terhadap hormon, radikal bebas, dan photoallergic. Photodegradation adalah degradasi terhadap molekul yang disebabkan absorpsi photon.  Dengan kata lain, free radical atau radikal bebas bisa terbentuk dan memberi efek lebih banyak.  Photoallergic ditandai dengan kulit kemerahan dan gatal-gatal.
  2. Uvasorb HEV atau Diethylamino hydorxybenzyl hexyl benzoate termasuk kategori bahan  sunscreen terbaik karena tidak menimbulkan photodegradation, reaksi terhadap hormon, pembentukan radikal bebas, dan photoallergic.
  3. Ethylhexyl triazone atau dikenal sebagai Uvinul T150 adalah salah satu bahan cukup aman karena tidak begitu memberikan dampak photodegradation dan juga pembentukan radikal bebas.
  4. Zinc oxide tidak menyebabkan photodegradation, reaksi terhadap hormon, dan photoallergic.  Namun bisa menyebabkan pembentukan radikal bebas.
  5. Butyl methoxydibenzoylmethane atau Avobenzone adalah bahan yang dinilai memiliki tingkat keamanan mirip dengan Titanium dioxide, hanya beda satu tingkat. Bisa menyebabkan photodegradation namun tidak menghasilkan free radicals atau radikal bebas.
  6. Titanium dioxide.   Titanium oxide bisa menimbulkan free radicals atau radikal bebas.
  7. Oxybenzone atau Benzophenone-3 bisa menyebabkan photodegradation 10%, photoallergic, menghasilkan radikal bebas, dan mempengaruhi aktivitas hormon dalam tubuh.
  8. Octocrylene bisa menimbulkan radikal bebas dan photoallergic.
  9. Ethylhexyl methocynnamate adalah bahan yang bisa menyebabkan photodegradation 60% dan juga photoallergic. 
  10. Tocopheryl Acetate adalah antioksidan.  Nama lainnya adalah Vitamin E.

Perbandingan 7 Sunscreen Brand Lokal

Ada banyak brand yang berlomba lomba membuat sunscreen “terbaik.”  Sebetulnya, Titanium dioxide dan Zinc oxide termasuk bahan baku kosmetik yang tidak pricey, jadi rasanya percuma membuang uang demi membeli brand bergengsi.  Toh sama saja kinerjanya; kecuali jika ada unsur bahan baku lain yang diinginkan selain bahan aktif sunscreen. Itulah yang memicu saya untuk membuat daftar perbandingan sunscreen brand lokal dan drugstore di bawah Rp 150.000. Harap diingat, saya hanya membandingkan kinerja bahan aktif di setiap produk. Untuk mencari tahu mana yang tepat untuk diri sendiri, kembali ke prioritas masing masing.

Bali Breeze Tropical Sunscreen SPF 50 PA++++

sunscreen brand lokal
via balibreeze.co.id

 

Harga: Tropical Sunscreen Rp 77.000/50 g, Rp 137.500/100g. Sport Rp 93.500/50g, Rp 176.000/100g

Saya lagi nunggu sunscreen ini sampai ke rumah, jadi masih belum bisa komentar terlalu banyak.  Katanya sih, ini adalah sunscreen dengan level proteksi tertinggi pertama di Indonesia.  Selain itu, ternyata sunscreen ini ada broad spectrum!  Buat yang belum tahu, broad spectrum itu artinya bisa memproteksi UVA dan UVB sekaligus.  Makanya bikin kepo, kan? Berdasarkan analisis bahan kosmetik, didapatkan hasil sebagai berikut:

  1. Di sini bisa dilihat bahwa untuk Bali Breeze, mereka membuat hybrid, yaitu kombinasi inorganic dan organic sunscreen.  Beda inorganic dan organic terletak pada rantai karbon. Inorganic merupakan mineral yang berasal dari bumi, tidak memiliki rantai karbon.  Sementara organic memiliki rantai karbon.  Bahan inorganic sering disebut sebagai bahan terbaik bagi kulit sensitif, di sini contohnya adalah Titanium dioxide.
  2. Octocryelene dan Butyl methoxydibenzoylmethane (Avobenzone)  perlu menjadi concern karena ini merupakan bahan organic sunscreen.  Terlebih lagi kedua bahan ini bisa menyebabkan photodegradation, yaitu degradasi terhadap molekul yang disebabkan absorpsi photon. Dengan kata lain, sunscreen itu akan terdegradasi dan malah jadi menghasilkan radikal bebas di kulit.  Namun, Bali Breeze mengantisipasi ini dengan menambahkan vitamin E sebagai antioksidan.

Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50+ PA++++

sunscreen brand lokal
via hermo.my

Harga: Rp 109.900 di Sociolla.  Bisa dibeli dengan voucher SBNLAJGN pada akhir pembayaran, dapat potongan Rp 50.000!

Ini adalah brand drugstore yang, buat saya sendiri, ada love-hate relationship.  Tekstur watery membuat produk ini cenderung lebih mudah saat diaplikasikan ke kulit. I’m quite surprised karena ternyata ini merupakan organic sunscreen 100%.  Iyalah, pantesan aja gampang menyerap ke kulit!

Ada empat bahan aktif di sini yaitu Ethylhexyl methoxycinnamate, Uvinal A Plus, Tinosorb S (hooray!), Uvintal T 150.  Saya suka ketiga bahan lainnya, tapi agak “meh” sama Ethylhexyl methocycinnamate.  Oya, bahan kedua dari 5 bahan utama adalah alkohol.  Buat saya sendiri, alkohol ini enggak bikin kering, justru baik-baik saja. Mungkin sebaiknya pemilik kulit kering tidak memakai ini, ya.

Baca Juga:  Mengenal pH Kulit, AHA, BHA, dan Vitamin C

Sebetulnya, keuntungan dari memakai chemical sunscreen adalah formula cenderung lebih tipis sehingga langsung menyerap ke kulit, cocok untuk penggunaan sehari-hari. Yang bikin jadi poin minusnya adalah, produk ini enggak begitu cocok dipakai di luar ruangan terlalu lama. Jadi, ini sebetulnya sunscreen untuk di dalam ruangan.

Karena ini 100% organic sunscreen, maka sunscreen-nya mudah teroksidasi, jadi meski menyerap ke kulit, dalam waktu sekian menit efeknya akan hilang.  Jadi kalau PIH muncul, atau tiba-tiba kulit jadi lebih nge-tan, bisa jadi ini penyebabnya.  Kulit kita jadi lebih mudah menggelap karena pigmentasi. Saya termasuk pemilik kulit tipe III, makanya mudah nge-tan.

Makanya saya beli Bali Breeze karena ada Ttitanium dioxide, hehe.  Sunscreen saya yang dulu, Etude House Sunprise Daily SPF 50+ PA++++ sebetulnya mengandung Zinc oxide, tapi terlalu greasy di kulit. Kemungkinan sunscreen ini tidak akan saya pakai lagi untuk keluar rumah dengan intensitas kegiatan yang cukup tinggi.

 

Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+ PA+++

Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+
via reviews.femaledaily.com

Harga: Rp 45.000

Produk drugstore ini jadi favorit banget di kalangan beauty enthusiast karena murah namun isinya banyak. Sama seperti Bali Breeze, Skin Aqua sepertinya membuat produk hybrid.  Saya tidak akan membahas jenis-jenis Skin Aqua lainnya, karena kurang lebih masing-masing jenis itu tipe hybrid juga. Ada dua jenis, yaitu inorganic yaitu Zinc oxide dan Ethylhexyl methoxycinnamate. Untungnya Ethylhexyl methoxycinnamate enggak termasuk 5 bahan utama di Skin Aqua!  Jadi yang lebih berperan adalah Zinc oxide.  Zinc oxide ini  yang  bisa nyebabin white cast.  Hanya saja buat pemilik kulit sensitif, ini aman dipakai.

Bali Balance Sunblock SPF 50+ Pure

sunscreen brand lokal
via balibalance.net

Harga: Rp 140.000/100 ml, Rp 180.000/150 ml

Ini adalah produk lokal lainnya yang memiliki SPF 50+ .  Sayangnya, tidak ada keterangan PA, yang merupakan  level proteksi terhadap UVA, standar yang biasa dipakai di Jepang dan Korea.

Bahannya cukup simpel, Zinc oxide.  Ini yang biasa menyebabkan white cast.  Biasanya dalam suatu sunscreen, sangat lumrah mencampur bahan inorganic dan organic untuk menyeimbangkan kebutuhan.  Di satu sisi, daftar bahan yang sedikit menandakan bahwa produk ini dibuat handmade dan natural.  Saya sendiri lebih suka jika proteksinya tidak hanya memakai Zinc oxide saja. Namun, produk ini cocok untuk pemilik kulit sensitif.

Nivea Face Sunblock Whitening Cream SPF 50 PA++

sunscreen brand lokal

Harga: Rp 125.000

Ini adalah salah satu produk drugstore yang gampang dijumpai di mana saja. Nivea memiliki PA++, meski tidak sampai level tertinggi, tapi cukup baik daripada tidak ada.

Ini merupakan campuran dari bahan inorganic dan organic, alias hybrid.  Saya belum pernah memakai sunscreen ini, tapi agak terkejut, karena tidak banyak sunscreen yang dijual di Indonesia yang memiliki kandungan Tinosorb S. Tinosorb S adalah bahan sunscreen terbaik karena tidak memberikan reaksi yang menimbulkan perubahan hormon, radikal bebas, juga ruam kemerahan dan gatal di kulit.  Buat saya, produk ini worth to try.

Emina Sun Protection SPF 30 PA+++

sunscreen brand lokal

Harga: Rp 26.000

Saya cukup terkejut dengan produk lokal satu ini.  Harganya murah meriah tapi udah ada standar PA+++!  Gimana enggak keren? Lebih-lebih, ternyata produk ini 100% organic sunscreen!

Ada dua bahan aktif sunscreen, yaitu Ethylhexyl methocinnamate dan Uvasorb HEV.  Sebetulnya Uvasorb HEV ini bagus banget karena enggak menimbulkan risiko apapun, sayangnya di Emina yang ditonjolkan adalah yang Ethyhexyl methocinnamate. Well, saling mengimbangilah, ya, haha. Oya, bahan kedua dari produk ini adalah ethanol atau alkohol, bagi pemilik kulit kering harus hati-hati, ya.

Yang penting sih, harganya murah. Terbukti bahwa enggak butuh produk dengan harga mahal jika menginginkan sunscreen!

Wardah Sunscreen Gel SPF 30 PA+++

sunscreen brand lokal

 

Harga: Rp 32.000

Kakak dari Emina ini ternyata sama persis, punya PA+++.  Namun berbeda dengan adiknya, mereka di sini memakai Ethylhexyl methoxycinnamate dan Avobenzone, yang tidak sebaik Uvasorb HEV. Untuk pemilik kulit sensitif, saya tidak begitu menyarankan untuk memakai ini.

 

Rekomendasi untuk Kulit Normal-Kering

Bagi pemilik kulit normal-kering, produk yang dibutuhkan adalah yang mengandung oil.  Seperti yang kita ketahui bersama, penyebab kulit kering adalah kurangnya oil atau sebum yang berada di stratum corneum.  Maka produk sunscreen yang mengandung petroleum, glycerin, lanolin, stearic acid, dan yang termasuk ke dalam isopropyl esters adalah rekomendasi bagi pemilik kulit kering.  Di antara 7produk yang sudah dibahas, maka produk yang bisa dipakai untuk kulit kering adalah:

  1. Bali Breeze Tropical & Sport Sunscreen SPF 50+ PA++++
  2. Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+ PA+++
  3. Wardah Sunscreen Gel SPF  30 PA+++
  4. Bali Balance Sunblock SPF 50+ Pure

Rekomendasi untuk Kulit Kombinasi-Berminyak

Bagi pemilik kulit kombinasi-berminyak, produk yang dibutuhkan adalah yang mengandung oil-free.  Maka produk sunscreen yang  tidak mengandung petroleum, lanolin, stearic acid, dan yang termasuk ke dalam isopropyl esters adalah rekomendasi bagi pemilik kulit kombinasi – berminyak.  Di antara 7 produk yang sudah dibahas, maka produk yang bisa dipakai untuk kulit kombinasi-berminyak adalah:

  1. Emina Sun Protection SPF 30 PA+++
  2. Nivea Sun Whitening Face Cream SPF 50 PA++++
  3. Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+ PA+++
  4. Biore UV Aqua Watery Essence SPF 50+ PA++++
  5. Bali Breeze Tropical & Sport Sunscreen SPF 50+ PA++++

Rekomendasi untuk Kulit Sensitif

Bagi pemilik kulit sensitif, produk yang dibutuhkan adalah yang mengandung Titanium dioxide dan atau Zinc oxide sebagai bahan aktif.  Di antara 7 produk yang sudah dibahas, maka produk yang bisa dipakai untuk kulit sensitif adalah:

  1. Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+ PA+++
  2. Bali Balance Sunblock SPF 50+ Pure

 

Resources:

[1] https://www.aap.org/en-us/about-the-aap/aap-press-room/news-features-and-safety-tips/pages/sun-and-water-safety-tips.aspx

[2] Lorena S. Telofski, A. Peter Morello, III, M. Catherine Mack Correa, Georgios N. Stamatas, The Infant Skin Barrier: Can We Preserve, Protect, and Enhance the Barrier?, Dermatol Res Pract.  2012: 198789, DOI:  10.1155/2012/198789

Azzahra R Kamila

Her blog has a concern for cruelty free and halal products. Her skepticism makes her doing research about science behind beauty, as she wants to educate readers to carefully choose cosmetics ingredients before buying. In addition to beauty, she also likes to discuss slice of life as well as book reviews.

    15 Comments

    1. Natasha Stefanie

      Aku udh coba 3 sunscreen dari produk diatas. Kulitku oily combi, dan produk “kakak-beradik” bikin kulitku merah, lengket dan panas bgtttt. Gatau deh, baru kali itu nyobain sunscreen terus efeknya ga banget. Akhirnya gamau coba sunscreen.

      Terus belakangan ini nyobain skin aqua, itu enak bgtt, ga lengket sama sekali .. dan di aku sih ga white cast kak kalo pake itu hehe .. my fav lah, dan cocok jg buat kulit oily combi ku, gabikin tambah berminyak

      20 . Feb . 2018
      • Azzahra R Kamila

        Ini analisis sotoy aku sih, kayaknya kamu kurang cocok pake organic sunscreen, ya. Cari yang ada Titanium dioxide sama Zinc oxide aja, hehe :D, makanya Skinaqua cocok ya di kulit

        20 . Feb . 2018
    2. Witri Prasetyo Aji

      TFS Mbak… aku jarang pakai suncreen… tapi punya yang Wardah SPF 30 itu… noted yah 🙂

      20 . Feb . 2018
      • Azzahra R Kamila

        Sip 🙂

        20 . Feb . 2018
    3. ayaocha

      Pake skin aqua buat kulit berminyak saya sih cocok aja, maksudnya dia cepet nyerap dan ga bikin makin oily. Tapi sayangnya oh sayangnya, skin aqua ternyata ga membantu ngelindungin kulit saya, meskipun saya re-apply tiap dua atau tiga jam dan segala usaha saya buat melindungi kulit. Selama pakai skin aqua, kulit saya tetep menggelap alias belang 🙁
      Saya pakai parasol sekarang and it works on me

      20 . Feb . 2018
      • Azzahra R Kamila

        Masing masing orang beda beda ya 😀 . Iya nih pernah denger soal Parasol, penasaran juga soalnya ini hybrid

        20 . Feb . 2018
    4. antung apriana

      aku sampai sekarang masigh pakai wardah. dulu pernah pakai skin aqua tapi kok lama-lama aku berasa kulitku kering. sekarang malah pengen coba emina

      20 . Feb . 2018
      • Azzahra R Kamila

        Hehe, mungkin kurang cocok ya kalo Skinaqua. Tergantung masing masing orang 😀

        20 . Feb . 2018
    5. Ruli retno

      Aku ga tau kenapa sejak pake yg emina, kulitku jd tumbuh jerawat kecil2 segede biang keringat. Jd pengen brenti pake sunscreen.apa itu menandakan tidak cocok dan harus ganti merk ya

      21 . Feb . 2018
      • Azzahra R Kamila

        Kemungkinan kurang cocok sama produknya, berarti kulitnya sensitif sama bahan sunscreen aktif. Coba ganti jadi Skin Aqua atau produk yang ada bahan Titanium dioxide atau Zinc oxide, bahan bahan itu asalnya dari bumi. Cocok buat semua kulit

        22 . Feb . 2018
    6. winda

      aku suka yang Biore sama Skin Aqua, tapi sekarang agak sulit di cari di tempatku 🙁

      dajourneys.com

      22 . Feb . 2018
    7. Edwina

      Perbandingannya komprehensif juga ya. Tertarik pengen coba sunscreen Bali Breeze buat lan-jalan, hehehe.

      22 . Feb . 2018
      • Azzahra R Kamila

        Baunya tapi kayak parfum cowok :’D

        22 . Feb . 2018
    8. ekaput

      Udah pernah cobain wardah, skin aqua sama emina. So far buat kuliyku yg oily combi, ringan banget pake emina. Nemu blog ini pas searching the ordinary rosehip oil, tapi masih mikir2 baru liat teksturnya bisa mengkristal begitu. *ngelantur*
      Btw, your blog very nice! Karena aku interest juga sama ingredients skincare *toos*

      26 . Feb . 2018
      • Azzahra R Kamila

        Seneng ketemu sesama yang punya interest di ingredients, hehe *toos* 😀 😀

        Sebetulnya kalo mau beli rosehip oil, sekalian disimpen di kulkas, nantinya bakal jadi rada lama lifetime-nya. Pernah denger kalau yang The Ordinary itu kurang begitu bagus rosehip oil-nya, mungkin karena beda kualitas juga sih.

        26 . Feb . 2018

    Leave A Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *