in Beautilogy, Beauty

Ngopi Cantik #3: Beautiesquad 1st Anniversary, Mengenal Seluk Beluknya

at
ngopi-cantik-beautiesquad-1st-anniversary

Selamat ulangtahun Beautiesquad!

Nggak kerasa ya, salah satu komunitas beauty blogger yang saya ikuti sudah genap setahun.  Saya sendiri bergabung Maret 2017.  Masih unyu, nggak tahu cara foto flatlay produk, ikut berbagai komunitas untuk belajar dari para senpai tentang “how to be a beauty blogger.”  Bergabung Beautiesquad seperti menemukan jarum dalam jerami.

via quotefancy.com

 

Awal Januari 2017, saya akhirnya lulus S2.  Namun bukannya senang, ada beban yang menggelayut.  Biasanya, setiap orang akan membuat resolusi untuk mengawali permulaan dengan lebih baik.  Saya lebih suka mojok di kamar, nonton drama, tidak peduli dengan hiruk pikuk rutinitas.  Ya, melarikan diri dari kenyataan memang selalu menjadi obat terbaik saat galau.

Saya diterjang kembali quarter life crisis gelombang kedua, dan bentuknya lebih parah karena ada dua trigger yang jadi pemicu: kedua teman saya menikah dalam waktu berdekatan.  Bukan berarti saya jadi ngebet pengen nikah karena melihat mereka sebentar lagi jadi ratu-raja di pelaminan; tapi itu mengingatkan saya lagi terhadap kenyataan.

Lulus kuliah itu statusmu bukan lagi mahasiswa; jatuh jadi pengangguran.

Mau kerja di mana setelah lulus?”  Baru saja mengembuskan napas lega karena berhasil melewati sidang, eh malah dijeblosin ke got yang dalam.

Sabar dikit, bro, nggak boleh apa napasnya nggak ngik-ngik dulu?

Saya tidak begitu mempermasalahkan jodoh, tapi seiring bertambahnya usia, saya makin sensitif ketika ada yang bertanya: “Kapan nikah?”.  Seolah menikah adalah prestasi, dan berhasil duduk di pelaminan itu artinya kamu dan pasangan mendapatkan medali emas.  Jujur saja, saya sempat keki berat dengan teman dekat karena ada celetukannya yang seperti menganggap single itu dosa, dan menikah dijamin masuk surga.

Jadi wajar dong, kalau bawaannya saya ingin lari dari kenyataan?

Bagi saya, menulis adalah terapi.  Ketika tidak ada yang bisa mengerti kamu seutuhnya, kamu biasanya mengasihani diri sendiri.  Ayo ngaku, karena saya juga begitu :p.  Saya sudah punya blog ini sejak tahun 2016, tapi karena saya sedang tidak ada banyak pekerjaan, saya memutuskan untuk mengaktifkan blog ini lagi.

Karena bagi saya, ngeblog adalah lahan ketika saya bisa menjadi diri sendiri seutuhnya; tanpa perlu mengikuti peraturan dan saya bisa melepas berbagai jenis topeng yang saya kenakan selama ini.  Iya, jadi adult itu susah 🙂

Disitulah momen awal saya “bertemu” Beautiesquad.  Saya lebih rileks ketika menulis terkait kecantikan, karena saya memang punya masalah kulit yang bikin saya concern dengan sains di balik kecantikan.  Bergabung dengan komunitas perempuan, terutama kecantikan, saya mempelajari banyak hal dan juga berharap bisa memberikan timbal balik setelah meramu informasi itu menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi sesama.

 

Ngopi Cantik #3: Beautiesquad 1st Anniversary

 

Awalnya saya nggak begitu aktif di Beautiesquad, karena “apalah saya, masih newbie.”  Saya nulis pun semata-mata pengen berbagi informasi supaya nggak ada salah kaprah, maka itulah awal mulanya rubrik Beautilogy terbentuk. Nggak nyangka, banyak ternyata yang ngunjungin blog dari hasil iseng-iseng ini.  Saya senang banget karena ternyata ada juga yang menghargai saya tanpa menilai status  (loh, malah curhat ~XD), tapi dari tulisan saya yang saya harap bermanfaat.  Alhamdulillah 🙂

Dari sini saya jadi makin niat pengen serius ngeblog, dan berkontribusi bagi komunitas yang menaungi saya adalah bentuk dari keseriusan ini.

Itu motivasi saya ikutan Ngopcan #3, padahal (sok) sibuk, haha.

Nah, Ngopi Cantik itu apa, sih?  Ini merupakan salah satu program kerja (proker) yang mereka adakan setiap 2 bulan sekali.  Ada beragam, sejauh ini yang sudah dilaksanakan adalah berbagi ilmu flatlay photography dan SEO.

Ngopcan #3 materinya tentang apa, sih?

Setiap peserta jadi tahu banyak tentang Beautiesquad.  Yap, karena di bulan spesial ini, Ngopcan #3 memang didedikasikan untuk mengetahui seluk beluk Beautiesquad!

Jadi, sebetulnya Beautiesquad itu apa?

Berdasarkan keterangan dari pembukaan Beautiesquad 101 yang dibawakan oleh Vina Eska, sebetulnya awal namanya itu bukan Beautiesquad, melainkan Beauties.  Grup WA yang mereka buat itu hasil prakarsa tiga orang founder-nya, yaitu Nisa, Liana, dan Virly.

Dulu, sebutan bagi komite di Beautiesquad adalah Pengurus Beautiesquad.  Dengan beberapa pertimbangan dan reshuffle, akhirnya beberapa minggu lalu mereka resmi mengganti nama komite menjadi Beautiesquad Officers.  Dengan harapan, bahwa mereka tidak  mengurus tugas saja, tapi juga melaksanakan visi misi Beautiesquad.

Emang apa visi misinya?

Visi :
1. Menjadi pionir beauty micro influencer berkualitas di Indonesia

2. Menjadi wadah berkembang bersama para beauty blogger dan beauty influencer

Misi :
1. Menemukan talent-talent baru dan mengarahkan mereka menjadi beauty blogger yang berkarakter dan bertanggungjawab melalui agenda Ngopi Cantik yang digelar tiap dua bulan

2. Menjadi jembatan antara beauty micro influencer dengan brand

3. Menjadi wadah berkreasi para beauty blogger melalui makeup collab yang rutin digelar tiap bulan

4. Menjadi referensi bagi para beauty enthusiasts ketika mencari apapun yang berhubungan dengan beauty melalui website kami (soon).

Keren banget, nggak, sih?  Karena jujur aja, sebagai newbie kita biasanya kebingungan apa yang harus dilakukan agar bisa menata blog jadi sekece milik yang sudah lebih senior.  Kuncinya sebetulnya sudah dibeberkan oleh mereka.  Apa, sih, Simak dulu prestasi Beautiesquad sebelum lanjut, ya, hehe.

Grup yang semula “iseng iseng” ini nyatanya berhasil bikin gebrakan di dunia blogger, karena saat masih seumur jagung, Beautiesquad sudah bekerja sama dengan beberapa brand lokal untuk menjadi sponsor bagi beauty blogger, baik yang tergabung di grup WA maupun grup FB.  Dulu, yang bukan blogger pun boleh masuk ke grup. Namun dengan beberapa pertimbangan, akhirnya diputuskan bahwa hanya yang memiliki beauty blog yang diperbolehkan masuk ke grup FB.

Ini adalah sejumlah proker yang sudah mereka laksanakan selama setahun.  Bisa dilihat, selain kolaborasi dengan brand lokal, Beautiesquad juga melaksanakan kegiatan belajar bareng ngeblog di Ngopi Cantik dan kolaborasi makeup yang rutin diadakan perbulan.

Psst, saat ini mereka juga sedang melakukan kerjasama dengan Nihonmart, lho!

Nihonmart itu apa?  Buat kamu yang suka dengan produk kosmetik Jepang tapi bingung di mana harus beli, nggak perlu khawatir.  Nihonmart merupakan platform e-commerce yang menjual produk-produk berkualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit wanita Asia, dan beberapa brand yang sulit didapatkan bisa kamu beli dengan harga terjangkau.

Dan… ternyata udah setahun aja, nggak kerasa, Beautiesquad 1st Anniversary ^^!

Oya, reshuffle yang kemarin itu berakhir dengan posisi sebagai berikut:

Dan Vina ternyata diangkat menjadi Chief Officer.  Saya doakan semoga kamu dapat jodoh yang berkualitas, ya, Vin 🙂

Dibantu oleh kawan-kawan lainnya yang menjadi officers di berbagai divisi:

Tentunya dengan reshuffle, diharapkan akan ada proker baru yang bisa dilaksanakan, selain sebagai komunitas beauty blogger, Beautiesquad memang diharapkan agar bisa menjadi wadah berkembang bersama. Bahkan nih, rencananya  tiap minggu mereka akan membuat Ngopcan mini di story!

Yang paling ditunggu-tunggu, sih, selama ikutan Ngopcan kali ini, pastinya:  gimana sih caranya agar bisa jadi member inti WA Beautiesquad? 

Karena selain pengurus, sebetulnya ada juga member inti WA yang berkesempatan untuk ikut sponsored review yang dilaksanakan hampir setiap bulan.  Nggak mudah lho, karena syarat yang harus terpenuhi adalah:

  1. Punya blog dengan template menarik
  2. Blog sudah TLD (top level domain).  Maksudnya yang sudah berakhiran .com, .net, .id, dll
  3. Minimal menulis tentang beauty 2x dalam sebulan, dengan usia blog sudah mencapai 6 bulan
  4. Disiplin dan juga bisa menjaga etika, karena ketika misal kamu beruntung diajak kerjasama dengan brand, kamu harus bisa bekerja secara profesional.  Atau kalau pun ikut collab, maka jangan bikin bingung officers yang bertugas kalau kamu mendadak hilang nggak ada kabar, misal nggak ngasih tahu alasan telat mengumpulkan foto, bikin blog post, dll
  5. Punya fanpage, Twitter, dan Instagram
  6. Rajin ikut collab, sebagai penanda keaktifannya di Beautiesquad
  7. Lolos dari pandangan Community Relations, Chief Officer, dan Founder.  Ini, luar biasa berat sih sebetulnya, lol

Tapi sebetulnya ada chance juga bagi nonmember untuk bisa ikut  sponsored review.  Syarat-syaratnya?  Kurang lebih sama juga dengan di atas :D.

Keuntungan Ikut Beautiesquad?

Buat saya sendiri, saya jadi berhenti galau *eh.  Yap, karena kepercayaan diri saya kembali dipupuk; saya sangat senang ketika tulisan saya bisa bermanfaat bagi orang lain. Walaupun single, walaupun belum ketemu jodoh, ikut makeup collab Japanese, Halloween , dan Birthday, membuat saya percaya bahwa setiap perempuan itu sebetulnya cantik.  Kami cantik, makanya kami memoles wajah karena kami kagum dengan kami sendiri 🙂

Selain itu malah jadi nambah teman.  Setidaknya saya punya teman yang nyambung dana hal ngobrolin beauty, karena nggak semua teman saya bisa begini, ya, hehe.  Dan bukan cuma beauty, saya jadi belajar banyak hal positif dengan bergabung ke sini.  Saya nambah hobi baru berupa fotografi (khususnya product photography), semakin mendalami SEO dan content marketing, dan semuanya yang ada di sini saling mendukung satu sama lain untuk bisa maju.  Kapan lagi coba, ada komunitas untuk beauty blogger yang masih micro tapi sudah bisa kerjasama dengan berbagai macam brand?

Ada Tapinya…

Di ulangtahunnya yang pertama, sebetulnya pencapaian Beautiesquad sudah cukup luar biasa.  Para officers menjalankan tugas dengan ketat dan rapi; saya tahu ini karena sudah pengalaman ikut dua collab mereka sebelumnya, hehe.  Hanya saja… ada tapinya.

Maksudnya gimana?

Tentu perbaikan itu perlu, mengingat mereka baru saja reshuffle.  Berarti kami yang masih unyu unyu ini tentu berharap perubahan pemerintahan juga dong, menyongsong masa depan cerah dengan dapat jodoh? #eh.  Nah, sebetulnya apa aja sih, yang menurut saya masih kurang?

  1. Saya masih nggak ngerti apa alasan Beautiesquad belum membuat Twitter.  Memang sih, Twitter saya juga suka on dan off suka-suka, hehehe, tapi mengingat bahwa nyawa blogger ada tiga (Facebook, Instagram, Twitter), bukankah lebih baik jika sumber informasinya nambah satu lagi?  Eh, apa ini artinya nambah officer juga, yah ~XD
  2. Walaupun memang mungkin SDM-nya masih terbatas, memiliki website sendiri akan menambah kredibilitas Beautiesquad sebagai wadah komunitas beauty blogger seluruh Indonesia.  Saya baca di Ngopcan, katanya sih memang mungkin ke depannya bakal ada.  Semoga segera terwujud, aamiin!
  3. Saya lebih menyarankan jika Beautiesquad ke depannya tetap mengutamakan kerjasama dengan brand lokal, baik itu indie maupun yang sudah punya nama.  Supaya apa?  Supaya ciri khas ke-Indonesiaan-nya tetap terjaga.  Harus bangga dengan produk Indonesia! Tapi nggak nolak juga kok kalau ada brand luar ngajak kerjasama (kamu siapa ~XD)
  4. Seiring bertambahnya yang ikut makeup collab, apa mungkin baiknya dibatasi, ya?  Walaupun tergantung kebisaan officers juga sih :D.  Sebetulnya selama peserta collab ikut brief secara ketat nggak ada masalah, tapi saya ngerti, budaya membaca itu memang masih minim.  Jadinya kebiasaan, males scroll obrolan di chat room.  Jadi saya maklum juga sih kalau officers-nya galak, hehe, soalnya pekerjaannya nggak mudah
  5. Selain makeup collab, collablogging  juga rasanya menarik dan bisa diangkat menjadi salah satu bentuk dari kegiatan yang saling mendukung sesama blogger.  Bisa jadi bikin beberapa kelompok (khusus yang mau ikutan aja, dan dibatasi jumlah peserta agar mudah pengaturannya) yang akan saling memberi ide post trigger, atau bisa jadi dari tim Beautiesquad sendiri yang memberi tema khusus perminggu.  Kalau udah punya website, nih, setiap membernya bisa dapat chance juga untuk menulis post trigger itu di sana.  Lumayan tuh buat nambah DA 😀

Nah, itu dia hasil sharing yang saya dapatkan dari Ngopi Cantik Beautiesquad kali ini.  Bagi yang tertarik bergabung, yuk kamu bisa merapat ke sini.  Sekali lagi, selamat ulangtahun Beautiesquad!

Fanpage: Beautiesquad 

Facebook Group: Beautiesquad

Instagram: Beautiesquad

 

Share:

Azzahra R Kamila

Her blog has a concern for cruelty free and halal products. Her skepticism makes her doing research about science behind beauty, as she wants to educate readers to carefully choose cosmetics ingredients before buying. In addition to beauty, she also likes to discuss slice of life as well as book reviews.

    4 Comments

    1. Vina Eska

      Sebelum baca saranmu, kenapa pikiran kita sama…Jangan – jangan kita…… *dikeplak*

      Btw thank you ya doain jodoh, kamu juga deh ta doain wkwkkw

      02 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Jangan jangan kita kembar terpisaaah *loh

        03 . Dec . 2017
    2. Alma Wahdie

      Komplit banget ini. Kece…
      Bisa jadi guideline buat siapa aja yang mau tau tentang BS.
      Happy birthday, Beautiesquad!

      02 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Thank youu hehe

        03 . Dec . 2017

    Leave A Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *