Browsing Category:

Miscellanous

4-hal-memanfaatkan-waktu-luang

“Sibuk” adalah cara defense terbaik ketika kamu ingin memanfaatkan waktu luang dengan baik tapi ujung-ujungnya malah molor di kasur, wkwk.  Saya biasa menyebut ini waktu “me-time” yang berharga, karena setelah jadi budak korporat, saya sangat menghargai waktu untuk tidur.Bukan apa-apa, sih, “me-time” itu beneran perlu ketika kamu sudah merasakan rutinitas menyebalkan semacam kerja, wkwk.  Ya tapi mau gimana, masalahnya ketika kita sudah dewasa, meminta-minta padahal sudah diberi fisik dan hati yang siap pakai untuk mencari uang, agak gimana juga, ya. Jadi, ya, intinya, kamu akan sangat membutuhkan waktu menghilangkan penat setelah bersusah payah mencari uang.Kalau tidur, bermanfaat enggak sih?Yup, selama kamu enggak ngepanda terus di kamar. Kalau teman saya, Tami Oktari, biasanya sih beda lagi bentuk me-time. Karena sesungguhnya ada banyak banget hal yang bermanfaat bisa dilakukan selama “me-time” itu, di antaranya: Cari Hobi Saya yakin tiap orang punya hobi.  Enggak mungkin enggak punya.  Bahkan buka website online shop tiap hari juga hobi, kok. Itu kan bentuk sebuah kegemaran juga, ya, kan?Nah, tapi bukan online shop terus tiap hari, bagi sebagian besar orang, tentunya itu buang-buang waktu.  Terus, kira-kira bisakah kebiasaan ini dikembangkan jadi hobi?Bisa…

Share:
habis-lulus-kuliah-mau-ngapain

Buat saya, masa-masa setelah wisuda itu bisa dibuat pelesetan berupa dark joke dari quote-nya R.A Kartini:  Habis gelap, tetaplah gelap.  Lol.

Memangnya habis lulus kuliah, mau ngapain?  Statusmu sudah tidak lagi jadi mahasiswa.  Turun derajat serendah-rendahnya, pengangguran bersarjana! Tahukah kamu, menurut survei BPS (Badan Pusat Statistik) dalam setahun terakhir ini ada sebanyak 7,55%  pengangguran dari total 121,02 juta orang yang bekerja?  Hanya sebanyak 0,03% jumlah pengangguran turun. Agak mendingan, sekitar 0,76% memilih menjadi pekerja paruh waktu atau freelancer. 

Sebetulnya apa sih makna angka-angka ngjelimet ini?

Simpel.  Ngapain buru-buru pengen cepat lulus kuliah, sih?

Share:
five-reasons-negative-person

For New Year 2018, many of us have resolutions in our mind (and probably still stuck in our mind, as always).  As I scroll down my timeline on social media, I tend to find  positive quotes and positive encouragement related to 2017. Or remorse during 2017, and the reason why it’s not the best year for someone.

These words sound boring.

No offense, but I  am not a positive type. I’m not like other people who can say words of comfort, hoping that things can get better for this year. Yes, if likened to a character, I am Eeyore for Poohs out there.

Share:
1237