Browsing Category:

Books

edogawa-rampo-japan-mystery
Japanese Tales of Mystery and Imagination Book Cover Japanese Tales of Mystery and Imagination
Edogawa Rampo
Mystery, Horror, Suspense, Supernatural
Tuttle Publishing
May 10th 2012 (first published 1956)
Paperback
222

This collection of mystery and horror stories is regarded as Japan's answer to Edgar Allan Poe.

Japanese Tales of Mystery & Imagination, the first volume of its kind translated into English, is written with the quick tempo of the West but rich with the fantasy of the East. These nine bloodcurdling, chilling tales present a genre of literature largely unknown to readers outside Japan, including the strange story of a quadruple amputee and his perverse wife; the record of a man who creates a mysterious chamber of mirrors and discovers hidden pleasures within; the morbid confession of a maniac who envisions a career of foolproof "psychological" murders; and the bizarre tale of a chair-maker who buries himself inside an armchair and enjoys the sordid "loves" of the women who sit on his handiwork.

Lucid and packed with suspense, Edogawa Rampo's stories found in Japanese Tales of Mystery & Imagination have enthralled Japanese readers for over half a century.

Mystery stories include:
The Human Chair
The Caterpillar
Two Crippled Men
The Traveler with the Pasted Rag Picture

I love almost all of Edgar Allan Poe’s work. The first time I read his short story when I was in high school. Since then, I have my own obsession with the type of psychological thriller and horror stories that are similar to Poe’s ^^

Share:
origin-dan-brown-robert-langdon
Origin Book Cover Origin
Dan Brown
Mystery, Adventure, Thriller, Conspiracy
Bentang Pustaka
3 Oktober 2017
Hardcover
516

Siapapun dirimu
Apa pun keyakinanmu
Semuanya akan berubah.

Bilbao, Spanyol
Robert Langdon, profesor simbologi dan ikonologi agama Universitas Harvard, tiba di Museum Guggenheim yang supermodern untuk menghadiri pengumuman besar tentang penemuan yang “akan mengubah dunia sains.” Tuan rumah acara malam hari itu adalah Edmond Kirsch, seorang miliuner dan Futuris berusia empat puluh tahun. Kirsch adalah sosok yang terkenal di seluruh dunia, berkat penemuan-penemuan teknologi tingkat tingginya yang mengagumkan, serta prediksi-prediksinya yang berani. Dia juga merupakan salah satu mahasiswa Langdon dua puluh tahun yang lalu, dan sekarang dia akan mengungkap suatu terobosan yang mencengangkan… yang akan menjawab dua pertanyaan fundamental terkait eksistensi manusia.
Begitu acara dimulai, Langdon dan beberapa ratus hadirin lainnya terpukau oleh pemaparan yang begitu orisinil, dan Langdon menyadari bahwa ini akan jauh lebih kontroversial daripada dugaannya. Namun acara yang telah diatur dengan amat cermat itu tiba-tiba kacau balau, dan penemuan berharga Kirsch nyaris hilang selamanya. Terguncang dan menghadapi bahaya besar, Langdon terpaksa melarikan diri dari Bilbao. Dia didampingi oleh Ambra Vidal, sang direktur museum yang bekerja sama dengan Kirsch untuk menyelenggarakan acara. Keduanya bertolak ke Barcelona untuk mencari password teka-teki yang akan mengungkap rahasia Kirsch.
Menyusuri koridor-koridor gelap sejarah rahasia dan agama ekstrem, Langdon dan Vidal harus menghindari lawan yang sepertinya tahu segalanya, yang kemungkinan didukung oleh pihak Istana Kerajaan Spanyol … yang tidak akan melakukan apa pun untuk membungkam Edmond Kirsch. Mengikuti jejak-jejak tersembunyi dalam karya seni modern dan beragam simbol misterius, Langdon dan Vidal menemukan petunjuk-petunjuk yang pada akhirnya membawa mereka berhadapan dengan penemuan Kirsch… dan kenyataan mencengangkan yang selama ini tidak kita ketahui.

Satu hal prestasi membanggakan saat membaca buku ini bukanlah menamatkannya dalam beberapa jam.  Saya berhasil menebak siapa itu Winston dan juga pembunuhnya di awal cerita 😀  .

Bukan, ini bukan spoiler. Saya nggak ada maksud nulis spoiler.  Tapi kalau kamu termasuk salah seorang yang selalu membeli bukunya Dan Brown, tidak begitu sulit untuk memprediksi apa yang sebenarnya sedang terjadi di plot cerita.

Share:
review-sirkus-pohon
Sirkus Pohon Book Cover Sirkus Pohon
Andrea Hirata
Drama, Romance, Slice of Life
Bentang Pustaka
Agustus 2017
Paperback
424

Baiklah, Kawan, kuceritakan padamu soal pertempuranku melawan pohon delima di pekarangan rumahku dan bagaimana akhirnya pohon itu membuatku kena selalu wajib lapor setiap Hari Senin, di Polsek Belantik.

Benci nian aku pada delima itu, lihatlah pohon kampungan itu, ia macam kena kutuk. Pokoknya berbongkol-bongkol, dahan-dahannya murung, ranting-rantingnya canggung, kulit kayunya keriput, daun-daunnya kusut. Malam Jumat burung kekelong berkaok-kaok di puncaknya, memanggil-manggil malaikat maut. Tak berani aku dekat-dekat delima itu, karena aku tahu pohon itu didiami hantu.

Dalam novel ini Andrea akan membuat kita terbahak-bahak mengikuti kisah orang-orang Melayu di pedalaman Belitong yang lugu, tersedu-sedu oleh kisah cinta yang masygul, atau geleng-geleng kepala oleh intrik-intrik mereka yang luar biasa. Kita akan menemukan manusia-manusia yang tak sempurna, tapi sekaligus menemukan kebijaksanaan dalam diri mereka.

Saya termasuk salah seorang yang selalu menanti karya terbaru Andrea Hirata.  Bukan apa-apa, gaya berceritanya yang asyik, dalam untuk bisa direnungi, tapi sekaligus ringan karena bisa membuat kita tertawa di setiap bab; buat saya itu luar biasa.  Tidak banyak penulis yang bisa melakukan semuanya sekaligus.  Jadi, saya berharap dong, buku ini juga bisa memenuhi ekspetasi?

Share:
review-book-mirrors-ingatan-dipalsukan
The Book of Mirrors Book Cover The Book of Mirrors
E.O Chirovici
Suspense, Mystery, Detective
PT Gramedia Pustaka Utama
Juli 2017
Paperback
321 halaman

Pembunuhan keji
Puluhan tahun telah berlalu sejak Profesor Wieder ditemukan mati di rumahnya yang mewah.

Misteri yang terkubur
Sebuah naskah memoar ditemukan, mengungkapkan identitas tiga orang yang berada di rumah itu pada malam kejadian.
Ketiganya ingat benar apa yang terjadi. Tapi ada satu orang yang berdusta…

Seberapa akurat ingatan kita sesungguhnya? Itulah kesan pertama yang saya baca ketika membaca beberapa halaman di awal.  Kutipan Richard Kadrey, dari Kill the Dead mewakili bagian awal isi dari novel The Book of Mirrors:

“Kenangan bagaikan peluru.  Sebagian melesat lewat dan membuatmu ketakutan.  Yang lainnya melukaimu dan meninggalkanmu hancur berkeping-keping.”

Share:
The Black Cat and Other Stories Book Cover The Black Cat and Other Stories
Edgar Allan Poe
Mistery, Horror Gothic, Detective, Psychological Thriller
Noura Books
Mei 2016
Paperback
378

Siapa yang tidak kenal dengan sosok Edgar Allan Poe?  Karya-karyanya menginspirasi para penulis cerita misteri terkenal seperti Agatha Christie, hingga Sir Arthur Conan Doyle.  Ide dan gaya penceritaan yang begitu unik, suram, dan menekankan deskripsi yang kuat, membuatpembaca seakan mengalami sendiri kisah yang dilakoni tokoh utamanya.

Tumbuh dewasa sebagai anak adopsi, Poe menjalani kehidupan yang sulit.  Namun, di tengah kerumitan kisah pribadinya, Poe mampu menulis begitu banyak karya yang patut diapresiasi di genre horor gothic dan detektif.

Kucing Hitam (1843) adalah salah satu cerpennya yang membuat pembaca benar-benar merasakan kengerian si tokoh utama atas kejadian aneh setelah kematian kucing peliharaannya.  Sementara Peristiwa Pembunuhan di Rue Morge (1841) disebut-sebut sebagai kisah detektif fiksi pertama di dunia - menceritakan tokoh detektif yang dengan metode tertentu menyelidiki kasus pembunuhan di ruang tertutup.

Oke, setelah sekian lama membuat blog terbengkalai *which is membuat saya nangis bombay juga*, akhirnya saya posting lagi.  Omong-omong, selamat hari buku nasional! Niatnya sih untuk kemarin, somehow anyhow baru update sekarang (bilang aja males  ) daan akhirnya beneran comeback ke sini.  Omong-omong (lagi), sebetulnya sejak dulu saya memang plotting ingin sekali membahas review buku karya Edgar Allan Poe, The Black Cat, sejak saya beli kumpulan cerpennya April lalu.

Share: