Make Up

Beautiesquad December Makeup Challenge: Perfectly Imperfect Makeup Look

byAzzahra R Kamila-
beautiesquad-perfectly-imperfect-makeup

Hak asasi manusia itu apa, sih, sebetulnya?

Tergantung dari ideologi yang dianut, agama yang dipercaya, prinsip yang diyakini, juga rangkaian peristiwa di lingkup keluarga dan lingkungan yang pernah dihadapi, definisi hak asasi itu bisa jadi berbeda-beda.  Loh, bukannya sama aja?  Buat saya sih, beda. Terus apa hubungannya sama makeup challenge/ collaboration sama Beautiesquad?  Ini karena tema dari kolaborasi bulan ini adalah: “Makeup Adalah Hak Kami.”

Beautiesquad Makeup Challenge: Minimalist Makeup Look

Filosofi makeup saya berasal dari kepercayaan saya bahwa hak asasi manusia bukanlah hak asasi yang sebenarnya.

Apa maksudnya?

HAM yang selama ini digaungkan itu buatan manusia.  Karena itulah bisa jadi berat sebelah untuk pihak lain.  Setidaknya, saya belum pernah mendengar lembaga berwenang dalam HAM yang tertinggi melakukan sesuatu yang berarti, contoh saja Palestina.  Gara-gara omongan si Papih Nomor Satu di Amerika, besoknya di Google Jerusalem jadi ibukota Israel. Hello, secara de facto itu tanah suci bagi  3 agama, maka harusnya kota itu jadi wilayah netral!

Apa sih yang dilakukan PBB yang benar-benar “mencapai tujuannya” sampai sekarang untuk membantu Palestina?  Memang bisa ngestop agresi Israel mencaplok tanah mereka?

Lalu, Belgia melarang niqab baru-baru ini, yaitu Juli 2017.  Simbol agama dianggap tidak “free,” dan menganggu kebebasan sekuler negara tersebut.  Prancis, Italia (Novara), Swiss, dan Spanyol adalah salah sedikit dari negara yang melarang niqab, yaitu full hijab sampai memakai cadar.  Hmm, terus pengizinan 6 lokasi area untuk nudist di Jerman dan pembukaan nudist park baru-baru ini di Prancis kok boleh?  Kalau nudist boleh berkeliaran, kenapa yang ingin berpakaian sangat tertutup nggak boleh beraktivitas di luar?

via humanrightsdaydfw.org

 

Bingung nggak sih?

Maka, hak asasi yang hakiki sumbernya bagi saya hanya satu: Tuhan yang Maha Esa.  Sejak dahulu kala, kita sebetulnya sudah diberi hak asasi oleh Tuhan.  Hak asasi sendiri sebetulnya berupa “driver” yang bisa membantu untuk mencapai kebebasan yang bertanggung jawab dan keadilan.  Keadilan sendiri bukan “sama rata sama rasa”, atau penyetaraan, tapi penempatan hak asasi sesuai dengan tempat dan kodratnya.

Baca Juga:  Beautiesquad October Makeup Challenge: Slappy Ventriloquist Doll Makeup Look

Hingga saat ini, keadilan bagi perempuan masih menjadi isu yang hangat dibicarakan.  Perempuan juga punya hak untuk hidup, sekolah, bekerja, serta mengontrol hidupnya tanpa berusaha untuk mencoba melebihi laki-laki.  Kenapa?  Secara fisik jelas beda, dan fisik kita memiliki kelebihan dibanding laki-laki.

Karena perempuan itu tahan banting dan tahan sakit.  Buktinya bisa melahirkan pun adalah contoh nyata kita unggul dalam satu hal 🙂

Jadi ketika bicara soal keadilan bagi perempuan,  apakah feminisme itu adalah bentuk memperjuangkan hak asasi?

Saya lebih suka memakai kata “women empowerment” untuk memperjuangkan hak asasi perempuan.

Perempuan zaman sekarang harus lebih berdaya.  Kenapa?  Ini sudah mau awal 2018, lho, globalisasi itu sebetulnya lagu lama.  Kita makin terkoneksi sejak teknologi berkembang pesat di awal 90-an.  Maka “memperjuangkan” hak asasi perempuan itu sebetulnya sudah usang, karena harusnya zaman sekarang itu, semua perempuan berhak untuk berbahagia dan memperoleh keadilan meski secara fisik dan mental berbeda dengan laki-laki. Di kepercayaan yang saya anut, sebetulnya sejak ribuan tahun lalu hak asasi perempuan diatur 🙂

Sayangnya sih, belum semua perempuan bisa menikmati haknya dalam porsi yang benar.  Contoh paling kecil aja, body shaming adalah bentuk sederhana diskriminasi terhadap perempuan. Entah dari perempuan ke perempuan, atau beda jenis.  Miris, ya? 🙁 .  Kalau nggak kuat, atau gangguan (bullying) sudah keterlaluan, akibatnya itu bisa buruk, lho.

via forumpramugari.com

 

Maka seharusnya body shaming itu distop, dan kita mulai menghargai diri sendiri.  Ngomong itu gampang, tapi memang perlu proses agar kita bisa menyadari value yang dipunyai diri sendiri, tanpa memandang bentuk wajah dan tubuh. Perempuan yang cantik adalah perempuan yang bisa menerima diri dan menghargai dirinya sendiri.

Baca Juga:  [REVIEW] Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream

That is my reason to do Perfectly Imperfect Makeup Look.

Mirip-mirip no makeup look.  Bedanya, nothing to hide. Sometimes, imperfect make things beautiful. 

Buat saya, makeup fungsinya bukan untuk menutupi ketidakcantikan, tapi menonjolkan kecantikan yang memang sudah ada.  Jadi seandainya saya pakai minimalis pun nggak masalah, toh?  Saya malah terang-terangan menonjolkan mata panda, jerawat (kalau di foto di bagian pipi kiri), alis yang sesungguhnya nggak berbentuk (karena alisnya itu tipis, huehehe).  Paling saya menyapukan sedikit lipstik.  Yep, minimalis banget.

 

Eyes: 

a) Catrice Cosmetics Modern Matte Collection Eyeshadow Palette

b) Mizzu Perfect Eyeliner Pen

c) Wet n Wild Petal Pusher Eyeshadow Palette

d) Catrice Cosmetics Glamour Doll Mascara

Face: 

a) Sulwhasoo Golden Bird Perfecting Cushion Limited Edition 2017 (review klik sini!)

b) Beauty Creations HD Flawless Banana Setting Powder

Lips: 

a) Jordana Cosmetics Sweet Lip Cream Matte Liquid Color, 02 Strawberry Cheesecake

b) the SAEM Cover Perfection Tip Concealer (pakai ini dulu sebelum Jordana Cosmetics untuk membuat warna lebih muda)

c) Canmake Lip and Cheek Gel, 01 Strawberry Mousse

And done!

Jangan lupa cek blognya Nadia yuk, dia juga punya style makeup-nya sendiri, loh!  Ke blognya yuk:

 

Style makeup temen-temen lain juga nggak kalah cantik!  Bisa dikepoin nih di sini:

Buat kamu yang tertarik buat ikut makeup challenge, yuk gabung di Beautiesquad! Caranya gampang, tinggal follow Instagram, like Facebook page-nya, dan ikut komunitasnya.  Pastikan kamu punya blog ya, karena sementara ini Beautiesquad hanya menerima beauty blogger!

Fanpage: Beautiesquad 

Facebook Group: Beautiesquad

Instagram: Beautiesquad

Azzahra R Kamila

Her blog has a concern for cruelty free and halal products. Her skepticism makes her doing research about science behind beauty, as she wants to educate readers to carefully choose cosmetics ingredients before buying. In addition to beauty, she also likes to discuss slice of life as well as book reviews.

    28 Comments

    1. Lina

      Super simple makeup ya kak. Yg penting lippen biar fresh yaaa 🙂 aku banget

      09 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Iyes, yang penting lippen, hehehe 🙂

        09 . Dec . 2017
    2. demia

      Paling suka makeup simple kaya gini, cocok buat daily <3

      -www.kembanggularoom.com-

      09 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Sehari hari emang gini sih huehehe lebih enak pas dibersihin gak ribet

        09 . Dec . 2017
    3. Gheasani Nindy Lestari

      Simple, tapi tetep fresh…

      09 . Dec . 2017
    4. Alma Wahdie

      Setuju banget soal women empowerment itu. Juga soal HAM yg dibuat manusia itu larinya kadang terlalu jauh hingga tak berbatas atau malah memberi batas yg unfair. Well, semua balik lagi ke prinsip individu. Yang jelas, for woman, to put the makeup on or not is totally her right!

      Sukaaa sama konsep make up untuk tema HAMnya ❤❤❤

      09 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Tengkyuu, hehehe <3

        10 . Dec . 2017
    5. Sari widiarti

      Iya mirip make up no make up look, tapi ini nggak keliatan pucat, segerrr

      10 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Ini ngasal karena buru buru, nggak ada waktu lagi haha *ngeles itu nulis panjang lebar di atas LMAO

        10 . Dec . 2017
    6. Lucy Liu

      Natural and fresh ya 🙂

      http://www.lucyanaliu.com

      10 . Dec . 2017
    7. Aya

      Iih ini yang namanya less is more.. cantiiik… huahaha

      10 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Kak Aya mampir <3 <3 <3 , tengkyuu yaah hehehe ~ XD

        10 . Dec . 2017
    8. Rani Sandra

      natural banget tapi tetep seger kebantu sama warna lipsticknya ..

      ranisandra.blogspot.co.id

      11 . Dec . 2017
    9. Filiadev

      Jadi baper baca tulisannya.. Nice story, dear..

      11 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Tengkyuu

        11 . Dec . 2017
    10. Aulia Rizky W

      filosofi makeup kamu dalem dan….panjang banget ya :”) but setuju sih soal pendapat diatas

      11 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        XD, tengkyuu yaah

        11 . Dec . 2017
    11. Lia Harahap

      Di look-ku pun masih keliatan jerawat. And I am totally fine with it. Memang yang penting pede aja ya 🙂

      11 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Yaps, jangan takut keluar rumah walopun jerawatan!

        11 . Dec . 2017
    12. Vina Eska

      Aku setuju sama kamu, mia. Makeup itu untuk menonjolkan apa yang istimewa di diri kita <3

      11 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        <3

        11 . Dec . 2017
    13. Ellen Lim

      Setujuuuu!! Aku suka sama makeupnya, simple tapi ga pucet. Lip color nya on point

      etherealpotato.com

      11 . Dec . 2017
    14. arvi

      sukaa simple gini

      11 . Dec . 2017
    15. Alifah

      meskipun skrg kita udh lebih banyak dipertimbangkan lah ya dan emansipasi semakin terasa efeknya, cuma masih banyak dr kita yg merasakan penderitaan sbg cewek. even pas udh dandan pun masih di cemooh di kalangan kita sendiri. love the idea. mudah2an hbs ini banyak yg terinspirasi.

      11 . Dec . 2017
    16. Cherly Mae

      Simple but beautiful

      13 . Dec . 2017
    17. Detia putri

      Cantik anet ka…

      detiaputri.blogspot.com

      13 . Dec . 2017
    18. Tutu

      Lippennya jordana jadi mengingatkan aku sama wishlistku yang makin panjang soalnya jordana ini salah satu lippen yang pengen ku coba tapi masih maju mundur

      tutuskirtjournal.com

      23 . Dec . 2017
      • Azzahra R Kamila

        Coba aja, bagus kok ini nggak bikin kering, hehe. Tapi kadang masih transferproof

        25 . Dec . 2017

    Leave A Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *